Bittime - Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar investasi kripto yang signifikan selama tiga minggu berturut-turut. Ini merupakan indikasi sentimen negatif di pasar kripto, yang berdampak pada volume perdagangan dan arus masuk investasi.
Arus Keluar Investasi Kripto
Menurut laporan Coinshares terbaru, produk investasi kripto mengalami arus keluar besar dengan total $435 juta selama minggu lalu. Ini adalah salah satu arus keluar mingguan terbesar sejak Maret dan disebabkan oleh arus keluar yang kuat dari ETF Bitcoin spot AS.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Arus keluar terbesar berasal dari Bitcoin dan Ethereum, masing-masing dengan arus keluar $423 juta dan $38 juta. Grayscale berkontribusi secara signifikan pada arus keluar ini dengan total arus keluar sebesar $440 juta, yang merupakan yang terendah dalam sembilan minggu terakhir.
Selain itu, ada perlambatan arus masuk dari emiten baru, yang hanya berjumlah $126 juta dibandingkan dengan $254 juta minggu sebelumnya. Total arus keluar dari GBTC sejak konversinya ke Bitcoin ETF telah melampaui $17 miliar.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tren Regional dan Altcoin
Di Amerika Serikat, arus keluar terbesar tercatat sebesar $388 juta. Jerman dan Kanada juga mengalami arus keluar masing-masing sebesar $16 juta dan $32 juta. Namun, tren ini berbeda di Swiss dan Brasil, dengan arus masuk masing-masing sebesar $5 juta dan $4 juta.
Meskipun Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar, altcoin lain seperti Solana, Litecoin, dan Chainlink mengalami arus masuk yang positif, masing-masing sebesar $4 juta, $3 juta, dan $2.8 juta.
Baca juga : Apa itu Bitcoin ?
Penolakan Harga Bitcoin
Penutupan mingguan terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin menghadapi penolakan di level $65,600, menjadikannya zona resistensi baru untuk kripto ini. Analis kripto Michael van de Poppe menyarankan bahwa Bitcoin mungkin mengalami koreksi sebelum pertemuan FOMC mendatang pada hari Rabu. Namun, ada potensi pemulihan setelah acara tersebut, terutama jika terjadi penurunan suku bunga.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan sentimen pasar yang negatif. Arus keluar yang besar dari ETF Bitcoin dan produk investasi Ethereum menandakan perlambatan pasar. Namun, altcoin lain menunjukkan tanda-tanda positif, dan potensi pertemuan FOMC dapat mempengaruhi sentimen pasar dalam waktu dekat.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Bitcoin 30 Hari Terakhir: Bitcoin Halving Berdampak
pada Kisah Ethereum: Bagaimana Ethereum Menjadi Populer
Strategi Perdagangan Bitcoin: Cara Menghasilkan Uang dari Bitcoin
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.