Bittime - Visa baru saja meluncurkan sebuah "Dashboard Analitik Online" yang khusus untuk memantau aktivitas stablecoin. Platform ini bertujuan untuk memudahkan penggunanya memahami data yang rumit mengenai stablecoin.
Stablecoin sendiri adalah sejenis aset kripto yang nilainya dipatokkan dengan aset lain, seperti dolar Amerika Serikat (USD). Walaupun datanya sudah tersedia secara publik dan terus diperbarui, faktanya data tersebut tidak selalu mudah untuk dipahami.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Cuy Sheffield, pemimpin tim kripto di Visa, menjelaskan di blog mereka bahwa data stablecoin memang bisa diakses secara bebas, namun perlu dianalisa lebih lanjut agar bisa dibandingkan dengan sistem keuangan tradisional. Hal ini dikarenakan penggunaan stablecoin yang berbeda.
Transaksi stablecoin di dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) biasanya melibatkan program bot atau kontrak pintar untuk kegiatan arbitrase, penyediaan likuiditas, dan pembuatan pasar. Hal ini tentu berbeda jauh dengan fungsi settlement (penyelesaian transaksi) yang ada di sistem keuangan tradisional.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Untuk mengatasi kerumitan ini, Visa menerapkan beberapa metode untuk memfilter aktivitas yang dilakukan oleh bot. Dengan menghilangkan aktivitas non-organik, volume transaksi stablecoin selama 30 hari terakhir menjadi lebih akurat, yaitu $265 miliar, bukan $2,65 triliun seperti yang terlihat sebelumnya.
Baca juga: Visa Luncurkan Program Loyalitas Web3 Bersama SmartMedia
Perlu dicatat bahwa penghitungan transaksi stablecoin juga berbeda dengan transaksi uang tunai biasa. Sebagai contoh, jika pengguna menukar $100 USDC dengan PYUSD di Uniswap (sebuah bursa aset kripto), total volume yang tercatat akan menjadi $200.
Hal ini terjadi karena $100 USDC berpindah dari dompet pengguna ke kontrak Uniswap, dan di saat yang sama, $100 PYUSD berpindah dari kontrak tersebut ke dompet pengguna. Padahal, sebenarnya nilai yang ditukarkan tetap $100.
Menurut tim analitik Visa, transaksi seperti ini hanya akan dihitung sebagai $100. Selain itu, Dashboard Analitik Visa juga menampilkan grafik dan data mengenai persediaan, transaksi, dan jumlah pengguna dari empat stablecoin.
Empat stablecoin tersebut adalah USD Coin (USDC), Tether (USDT), PayPal USD (PYUSD), dan Pax Dollar (USDP). perlu dicatat bahwa data ini tidak mencakup aktivitas off-chain (di luar blockchain) dari stablecoin tersebut.
Visa sendiri selama ini memang aktif terlibat dalam berbagai proyek yang berhubungan dengan aset kripto dan teknologi blockchain. Pada tahun 2023, mereka memulai sebuah inisiatif untuk mendukung penggunaan jaringan blockchain publik dan pembayaran melalui stablecoin.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Visa juga sudah pernah memproses transaksi menggunakan USDC. Selain itu, Visa juga bekerja sama dengan Transak untuk memungkinkan penarikan aset kripto di lebih dari 145 negara.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Tether, Stablecoin yang Kontroversial
Apa itu Algorithmic Stablecoin?
Apa Itu BIDR (BIDR)? Solusi Stablecoin Indonesia
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.