Bittime - Terraform Labs (TFL), perusahaan pengembang blockchain Terra, mengumumkan perubahan operasional terbaru terkait putusan pengadilan dalam kasus mereka dengan Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat.
Tanggapan atas Putusan SEC
TFL mengantisipasi akan menerima perintah penghentian kegiatan (conduct injunction) dari pengadilan. Perintah ini akan melarang TFL melakukan aktivitas tertentu di Amerika Serikat. Untuk mematuhi putusan tersebut, TFL berencana membatasi akses pengguna AS ke beberapa produk dan fitur mereka mulai 28 April mendatang.
Perlu dicatat bahwa perubahan kebijakan ini tidak akan memengaruhi semua proyek. Proyek-proyek seperti Alliance (modul open-source Cosmos SDK) dan blockchain Terra sendiri masih dapat diakses pengguna AS.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Penarikan Likuiditas LUNA
Selain pembatasan akses, TFL juga diwajibkan menarik likuiditas token LUNA mereka dari berbagai platform akibat perintah pengadilan. Penarikan likuiditas ini akan dimulai pada 26 April dengan total nilai sebesar US$23.8 juta.
Penarikan tersebut akan dilakukan dari tiga platform: Astroport, Ura, dan White Whale. Setiap posisi yang ditarik merupakan pasangan token LUNA. LUNA yang ditarik akan disimpan dalam akun multisig oleh TFL selama proses kebangkrutan mereka berlangsung.
Kronologi Kasus dengan SEC
SEC mengajukan tuntutan terhadap Terraform Labs pada Februari 2023 lalu. Persidangan dimulai pada Maret 2023 dan hakim memutuskan Terra serta mantan CEO Do Kwon bersalah atas penipuan pada awal April 2024.
Menanggapi putusan tersebut, SEC mengajukan berbagai permintaan penghentian kegiatan terhadap para terdakwa pada 19 April 2024. Permintaan tersebut meliputi pembatasan kemampuan para terdakwa untuk membeli, menawarkan, dan menjual aset kripto yang dianggap sebagai sekuritas.
Selain itu, SEC meminta agar para terdakwa tidak mengajak pihak lain untuk melakukan transaksi tersebut. SEC juga mengajukan permintaan denda dan penalti finansial dengan total nilai US$5.3 miliar.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Terraform Labs Tetap Beroperasi
Keputusan pengadilan dalam kasus SEC berdampak pada operasional Terraform Labs. Mereka harus membatasi akses pengguna AS ke beberapa produk dan menarik likuiditas token LUNA.
Meskipun dinyatakan bangkrut dan mengalami kejatuhan stablecoin TerraUSD (UST) yang terlepas dari patokan dolar pada Mei 2022, Terraform Labs masih terus beroperasi dan menawarkan produk tertentu.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Do Kwon: Sang Pencetus Ekosistem Crypto Terra dan Kontroversinya
CFO Terraform Periode Sebelumnya Dikirim Kembali ke Korea Selatan
Kejatuhan Terra: Bayang-bayang Denda $5,3 Miliar Intai Do Kwon Atas Tragedi UST?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.