Bittime - Bitcoin tengah diramaikan oleh kehadiran Runes, standar token baru yang diluncurkan setelah peristiwa Bitcoin halving pada 20 April lalu. Menurut DeepChao TechFlow, Runes telah memproses lebih dari 2,38 juta transaksi sejauh ini, atau setara dengan 68% dari total volume transaksi Bitcoin.
Lonjakan Transaksi Runes dan Pertanyaan Keberlanjutan
Hari tersibuk Runes terjadi pada 23 April, dengan pemrosesan lebih dari 750.000 transaksi. Namun, volume tersebut kemudian turun drastis menjadi 312.000 transaksi pada hari berikutnya.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan Runes sebagai sumber pendapatan bagi para penambang Bitcoin. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara volume transaksi Runes dan pendapatan yang diterima penambang.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Efisien atau Mengganggu Ekosistem?
Runes digagas oleh Casey Rodarmor, penemu Ordinals, dan dipromosikan sebagai metode yang lebih efisien untuk menciptakan token baru di jaringan Bitcoin.
Akan tetapi, beberapa pihak mengkritik Runes karena transaksinya memakan terlalu banyak ruang blok, sehingga berpotensi mengganggu fungsi asli Bitcoin sebagai sistem pembayaran elektronik peer-to-peer.
Nikita Zhavoronkov, pengembang utama Blockchair, bahkan berpendapat bahwa Bitcoin tidak lagi menjadi sistem pembayaran elektronik peer-to-peer seperti yang diimpikan oleh penciptanya, Satoshi Nakamoto.
Kemudahan Pembuatan Token Baru
Perhitungan total transaksi Bitcoin mencakup transaksi peer-to-peer biasa, BRC-20, Ordinals, dan Runes. Meskipun mendominasi volume transaksi, pendapatan biaya yang diperoleh penambang Bitcoin dari Runes menunjukkan tren penurunan sejak Bitcoin halving. Di sisi lain, Runes menawarkan kemudahan pembuatan token baru di jaringan Bitcoin dibandingkan standar BRC-20 atau metode berbasis Ordinals.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Masa Depan Runes dan Ekosistem Bitcoin
Para pakar di industri kripto masih belum memiliki pendapat yang seragam mengenai dampak jangka panjang Runes terhadap Bitcoin. Beberapa pihak melihat Runes sebagai inovasi yang dapat memperluas kegunaan Bitcoin.
Namun, kekhawatiran mengenai penggunaan ruang blok dan dampak terhadap pendapatan penambang tetap menjadi bahasan. Perkembangan Runes ke depannya patut dicermati untuk melihat apakah standar token ini dapat memberikan kontribusi positif atau justru menjadi ancaman bagi fungsi dan filosofi asli Bitcoin.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Protokol Runes Akan Memicu Era Baru Bitcoin
Bitcoin Runes: Standar Token Baru untuk Masa Depan DeFi!
Prediksi Developer Bitcoin: Akankah Runes Mengikuti Jejak Ordinals?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.