Bittime - Performa Bitcoin selama beberapa tahun terakhir memang mengesankan, namun analisis terbaru menunjukkan bahwa cryptocurrency terbesar di dunia ini belum mampu menarik minat sebagai aset safe haven.
Apa yang terjadi selama Halving Bitcoin? Bagaimana harga BTC akan berkembang kedepannya? Dengan mengklik link ini, Kamu akan menemukan jawabannya.
Keadaan ini terlihat saat terjadi peningkatan permintaan untuk aset-aset tersebut menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah, menurut analisis dari Kaiko.
Bitcoin Mengalami Kesulitan Menjadi Aset Safe Haven
Meskipun harga emas dan dolar AS menguat, nilai Bitcoin turun sebesar 6% pada bulan April. Salah satu alasan potensial untuk hal ini mungkin adalah Halving Bitcoin, yang biasanya menyebabkan volatilitas jangka pendek.
Namun, performa BTC setelah terjadinya peristiwa pasar besar, seperti krisis perbankan AS dan invasi Rusia ke Ukraina, menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan.
Meskipun terjadi lonjakan nilai yang signifikan selama dua peristiwa ini, nilai Bitcoin tetap tidak berubah setelah serangan Hamas terhadap Israel.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Laporan dari Kaiko
Laporan dari Kaiko juga menunjukkan bahwa performa BTC bervariasi secara signifikan relatif terhadap berbagai mata uang fiat, dengan kenaikan yang besar terhadap mata uang seperti lira Turki, peso Argentina, dan naira Nigeria, dibandingkan dengan kenaikan yang lebih kecil terhadap dolar AS.
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, harga energi yang naik, dan kebijakan moneter yang bervariasi, volatilitas mata uang asing bisa meningkat dalam beberapa bulan mendatang.
Cara Beli Crypto:
Surat Utang AS Mengecewakan Investor di Tengah Ketidakpastian Pasar
Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi global mengalami turbulensi besar karena pandemi COVID-19 dan gangguan rantai pasokan yang meningkatkan tingkat inflasi. Bank sentral, termasuk Federal Reserve, meningkatkan suku bunga secara agresif untuk mengatasi hal ini.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, Bitcoin melonjak hampir 1.000%, mengungguli aset safe haven tradisional seperti emas dan Surat Utang AS. Harga emas hanya naik 33%, sementara Surat Utang AS turun 12% sejak Maret 2020.
Tren ini menantang pandangan konvensional bahwa emas dan Surat Utang akan berkembang pesat dalam situasi ketidakpastian pasar, menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dianggap sebagai safe haven utama meskipun volatilitasnya yang tinggi.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
Meskipun BTC pernah mengalami penurunan signifikan di masa lalu, namun lintasan panjangnya menunjukkan pertumbuhan yang substansial, meningkatkan daya beli bagi pemegangnya, menurut beberapa komentator pasar.
Keberadaannya yang terdesentralisasi dan pasokan terbatas 21 juta koin membuatnya menjadi lindung nilai yang menarik terhadap ketidakpastian ekonomi.
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Solana (SOL), Ethereum (ETH), dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Tether (USDT) Tambah Cadangan Bitcoin (BTC), Pertanda Bagus untuk Harga Bitcoin (BTC)?
Bitcoin (BTC) Hari Ini: Harga Meroket, Saham Penambangan Bitcoin Justru Anjlok?
Antusiasme Pasar Meningkat Menjelang Bitcoin (BTC) Halving
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.