Bittime - Binance, platform jual beli aset kripto ternama, akan menambahkan token Renzo (REZ) ke dalam Launchpool mereka. Ini merupakan bagian dari rencana distribusi token REZ.
Tahapan Listing REZ
- 24 April 2024, Pukul 00:00 WIB: REZ akan mulai tersedia di Launchpool Binance. Pengguna bisa staking token BNB dan FDUSD (stablecoin) untuk mendapatkan REZ. Periode ini berlangsung selama 6 hari.
- 30 April 2024, Pukul 12:00 WIB: REZ resmi terdaftar di Binance dan bisa diperdagangkan. Pasangan trading yang tersedia termasuk REZ/BTC, REZ/USDT, REZ/BNB, dan REZ/FDUSD.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Jumlah dan Penggunaan Token REZ
Total token REZ yang dialokasikan ke Launchpool Binance adalah 2,5%. Sebanyak 10% dialokasikan untuk airdrop, 31,65% untuk investor dan penasihat, 20% untuk tim pengembang, 20% untuk kas DAO (Decentralized Autonomous Organization), 13,44% untuk yayasan Renzo, dan 2,5% untuk likuiditas.
Total suplai REZ adalah 10 miliar token, dengan suplai yang beredar saat ini adalah 1.05 miliar. Token REZ akan digunakan untuk voting pada proposal tata kelola terkait protokol Renzo. Keputusan voting ini akan mempengaruhi cara kerja protokol tersebut.
Baca juga: Renzo Mengumumkan Detail Airdrop REZ dan Batas Waktu Penting untuk ezETH
Investasi Binance di Renzo
Sebelumnya, Binance telah berinvestasi di Renzo melalui program inkubasi dan modal ventura mereka. Namun, jumlah investasinya tidak diungkapkan.
Perubahan Nama Token
Awalnya, token ini memiliki simbol EZ. Namun karena menimbulkan kebingungan, Binance dan developer Renzo mengubahnya menjadi REZ.
Baca juga: Perbandingan Binance vs Coinbase
Mengenal Protokol Renzo
Renzo Protocol hadir sebagai platform dalam ekosistem DeFi (Decentralized Finance). Fungsinya adalah menjembatani pengguna dengan EigenLayer, sebuah framework yang dikabarkan mampu memperkuat kemampuan jaringan Ethereum.
Sebagai protokol Liquid Staking, Renzo memungkinkan partisipan untuk terlibat lebih aktif dalam staking, sementara perannya sebagai Manajer Strategi memfasilitasi pengelolaan aset yang di-staking di EigenLayer.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Cara Kerja Protokol Renzo
Protokol Renzo memperkenalkan beberapa fitur berikut:
Deposit dan Pembuatan (Minting)
Pengguna dapat menyimpan Ethereum (ETH) atau Liquid Staking Tokens (LST) ke dalam protokol. Renzo kemudian akan membuat (mint) ezETH dalam jumlah yang setara, yang mewakili aset yang di-staking dalam bentuk likuid.
Mengamankan AVS (Actively Validated Services)
Protokol ini berperan penting dalam mengamankan AVS di EigenLayer. Pengguna dapat menggunakan ETH mereka untuk staking dan mengamankan layanan ini, yang pada akhirnya menghasilkan reward tambahan di luar keuntungan staking tradisional.
Manajemen Strategis
Sebagai manajer strategi, Renzo mengoptimalkan imbal hasil dengan memilih kombinasi AVS yang paling efektif, sehingga memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko terkait staking.
Yield Generation
Protokol ini memfasilitasi perolehan hasil (yield) dari validator ETH dan, setelah aktivasi AVS, melalui operator Renzo Node yang terhubung ke layanan ini untuk meningkatkan hasil restaking.
Distribusi Reward
Reward yang dihasilkan dari staking dan mengamankan AVS ditangkap oleh protokol dan tercermin dalam nilai ezETH, sehingga pengguna mendapatkan token yang merepresentasikan keuntungan dari investasi mereka.
Partisipasi yang Lebih Baik
Renzo memperkenalkan mekanisme seperti ezPoints dan EigenLayer Points, yang memberi penghargaan kepada pengguna atas partisipasi aktif dan kontribusi mereka terhadap keberhasilan protokol.
Tata Kelola dan Pengambilan Keputusan
Struktur tata kelola seperti voting snapshot dan potensi mekanisme tata kelola on-chain diterapkan untuk memandu keputusan strategis, termasuk pemilihan AVS yang akan didukung oleh operator node.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Keunggulan Protokol Renzo
Menurut laporan, tim pengembang Renzo menyatakan bahwa Protokol Renzo menonjol karena fungsionalitas multi-rantai yang unik dalam sektor DeFi yang padat.
Hal ini memungkinkan pengguna mengakses lebih banyak aset dan layanan di seluruh lingkungan blockchain.
Interoperabilitas ini memfasilitasi transfer aset, meningkatkan likuiditas dan konektivitas di seluruh ekosistem kripto.
Renzo dilaporkan menekankan keamanan dan transparansi, menggunakan metode enkripsi lanjutan dan protokol smart contract untuk memastikan keamanan dana dan data pengguna.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
PORTAL Hadir di Binance Launchpool, Begini Caranya Berpartisipasi
PIXEL: Game Web3 Anyar Sudah Meluncur di Binance Launchpool
Ether.Fi: Sang Pionir Liquid Staking Luncurkan Token ETHERFI, Masuk Binance Minggu Depan?
Binance Luncurkan Mining Token Baru Saga (SAGA)
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.