Bittime - Platform perdagangan kripto global, Crypto.com, mengalami hambatan dalam memasuki pasar Korea Selatan. Regulator keuangan setempat, Financial Intelligence Unit (FIU), menunda persetujuan pergantian kepemimpinan di unit lokal mereka.
Rencana Awal Crypto.com
Awalnya, Crypto.com mengumumkan peluncuran platform perdagangan lokal di Korea Selatan pada 2 April 2024.
Peluncuran ini dijadwalkan pada 29 April 2024, sebagai pengganti platform OK-BIT yang telah diakuisisi Crypto.com pada 2022 dan akan menghentikan layanannya pada November 2024.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Penundaan Persetujuan Perubahan Kepemimpinan
Namun, FIU Korea Selatan menunda persetujuan peralihan kepemimpinan entitas lokal Crypto.com, dari Co-founder Rafael Melo ke Presiden dan COO Eric Anziani, seperti dilansir media lokal Bizwatch. Baik FIU maupun Crypto.com belum memberikan tanggapan resmi terkait penundaan ini.
Laporan dari Bizwatch menyebutkan bahwa Foris DAX Korea Limited, perusahaan Korea Selatan yang diakuisisi Crypto.com, telah melakukan perubahan kepemimpinan internal pada 25 Januari 2024.
Mengingat FIU mewajibkan perusahaan kripto untuk melaporkan perubahan kepemimpinan dalam waktu 30 hari sejak tanggal kejadian, maka kemungkinan Crypto.com telah melaporkan perubahan tersebut pada Februari 2024.
Risiko Penundaan
Penundaan ini dikhawatirkan akan menyulitkan Crypto.com untuk mematuhi standar lokal yang ditetapkan untuk perusahaan kripto di masa depan. Lisensi operasi yang diperoleh dari OK-BIT akan berakhir pada November mendatang, dan Crypto.com perlu memperbaruinya.
Selain itu, karena OK-BIT tidak memenuhi syarat untuk meluncurkan platform fiat-to-crypto, Crypto.com perlu memenuhi persyaratan kepatuhan lokal yang lebih ketat agar dapat beroperasi sepenuhnya di Korea Selatan.
Meskipun demikian, Crypto.com menyatakan kepada media lokal bahwa mereka tetap melanjutkan peluncuran sesuai rencana, dan sedang aktif berkomunikasi dengan regulator.
Baca Juga: Peraturan Cryptocurrency di Korea Selatan
Kasus Serupa yang Dialami Binance
Perusahaan kripto raksasa lainnya, Binance, juga menghadapi kesulitan serupa dalam memasuki pasar Korea Selatan. Tahun lalu, Binance mengakuisisi kepemilikan mayoritas di bursa lokal Gopax, yang mengalami masalah likuiditas terkait dengan Genesis Global Capital.
Gopax merupakan salah satu dari lima bursa berlisensi penuh di Korea Selatan, yang berarti diizinkan untuk menyediakan layanan fiat-to-crypto. Otoritas Korea Selatan telah berulang kali menunda persetujuan transfer kepemilikan Gopax, dilaporkan karena kekhawatiran terkait masalah hukum Binance di Amerika Serikat.
Binance dilaporkan tengah berupaya menyelesaikan masalah kepatuhan lokal dengan rencana mundur dari posisi pemegang saham terbesar Gopax. Pada bulan Maret, CEO Binance, Richard Teng, dikabarkan media lokal mengunjungi Korea Selatan dan bertemu dengan regulator keuangan.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Hukum Kripto Korea Selatan yang Ketat
Penundaan persetujuan perubahan kepemimpinan oleh FIU menjadi tantangan awal bagi Crypto.com untuk beroperasi di pasar kripto Korea Selatan.
Kasus serupa yang dialami Binance menunjukkan bahwa regulator Korea Selatan menerapkan standar kepatuhan yang ketat bagi perusahaan kripto asing. Menarik untuk disimak bagaimana Crypto.com dan Binance akan mengatasi hambatan ini untuk bisa beroperasi secara penuh di Korea Selatan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Korea Selatan Larang ETF Crypto Meskipun AS Memberi Izin
Korea Selatan Perketat Regulasi Listing Aset Kripto di Exchange
Korea Selatan Siap Larang Pembelian Kripto dengan Kartu Kredit
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.