Bittime - Federal Bureau of Investigation (FBI) mengeluarkan peringatan keras tentang kelompok ransomware bernama Akira. Menurut laporan Cointelegraph, Akira bertanggung jawab atas pencurian lebih dari US$42 juta dari lebih dari 250 perusahaan sejak tahun 2023.
Divisi Keamanan Siber FBI, bersama dengan mitra internasional termasuk Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) di Amerika Serikat, European Criminal Center (EC3), dan National Cyber Security Center of the Netherlands (NCSC-NL), telah mengeluarkan Cybersecurity Advisory (CSA) gabungan untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman signifikan ini.
Target dan Taktik
Serangan Akira dilaporkan menargetkan bisnis dan infrastruktur penting di seluruh Amerika Utara, Eropa, dan Australia. Kelompok ransomware kemungkinan menggunakan berbagai teknik untuk mendapatkan akses ke jaringan korban, berpotensi termasuk email phishing, kerentanan perangkat lunak, atau sistem yang belum di-patch.
Setelah akses tersebut didapatkan, Akira mengenkripsi data korban, membuatnya tidak dapat diakses sampai tebusan dibayar. Para peretas ransomware ini meminta para korbannya untuk membayar tebusan dalam Bitcoin agar bisa mengakses data mereka kembali.
Seringkali, malware ini akan menonaktifkan software keamanan setelah berhasil masuk ke sistem korban untuk menghindari terdeteksi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
| BTC/IDR | SOL/IDR |
| ETH/IDR | USDT/IDR |
| DOGE/IDR | ARB/IDR |
Kerugian Finansial dan Gangguan
Laporan pencurian senilai US$42 juta oleh Akira menyoroti kerugian finansial signifikan yang dapat dialami bisnis akibat serangan ransomware. Selain biaya finansial langsung, serangan ini juga dapat mengganggu operasional, merusak reputasi, dan menyebabkan kebocoran data.
Rekomendasi dan Sumber Daya
FBI dan mitra internasionalnya mendesak organisasi untuk mengambil langkah proaktif guna melindungi diri dari serangan ransomware. Rekomendasi tersebut meliputi:
- Mencadangkan data secara teratur dengan cadangan offline yang aman.
- Menerapkan kebijakan kata sandi yang kuat dan autentikasi multi-faktor (MFA).
- Memasang patch pada sistem dengan segera untuk mengatasi kerentanan yang diketahui.
- Mendidik karyawan tentang praktik terbaik keamanan siber, termasuk cara mengidentifikasi dan menghindari upaya phishing.
- Memiliki rencana tanggap insiden keamanan siber.
Cybersecurity & Infrastructure Security Agency (CISA) menawarkan Ransomware Readiness Guide (Panduan Kesiapan Ransomware) untuk membantu organisasi menilai risiko mereka dan mengembangkan rencana tanggapan.
Source: Cisa.gov
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Himbauan untuk Terus Waspada
Peringatan FBI ini menggarisbawahi ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh ransomware. Dengan menerapkan langkah-langkah keamanan siber yang kuat dan tetap waspada, bisnis dapat secara signifikan mengurangi risiko menjadi korban serangan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR dan BTC/USDT. Untuk bisa beli BTC USDT dan BTC IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas.
Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Dugaan Peretasan Akun Twitter Meson Finance dan Sebar Link Phishing Airdrop
Pig Butchering Scam: Memahami Skema Penipuan Kripto yang Mengkhawatirkan
Langkah-langkah Sederhana untuk Menjaga Aset Kripto Tetap Aman
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.