Bittime – Senator AS, Kirsten Gillibrand dan Cynthia Lummis, baru saja mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengatur stablecoin.
Menurut siaran pers resmi, RUU ini dikembangkan bersama dengan Federal Reserve (Bank Sentral AS) dan Departemen Jasa Keuangan Negara Bagian New York.
Inti dari regulasi ini adalah mewajibkan penerbit stablecoin untuk memiliki cadangan kas atau setara kas dengan rasio 1:1 untuk mendukung nilai token mereka.
Artinya, setiap stablecoin yang beredar harus dijamin oleh aset riil berupa uang tunai atau aset yang nilainya setara dengan uang tunai dalam jumlah yang sama.
Stablecoin Bukan untuk Kegiatan Ilegal
Selain itu, RUU ini melarang stablecoin algoritmik yang tidak didukung cadangan kas. Para legislator yang menyusun RUU ini berpandangan bahwa stablecoin, baik dari sisi penerbit maupun pengguna, tidak boleh digunakan untuk kegiatan ilegal atau tidak sah, seperti pencucian uang.
Penjelasan dalam RUU tersebut menyebutkan bahwa tujuan regulasi ini adalah untuk menciptakan kerangka kerja yang mendorong inovasi yang "bertanggung jawab" di bidang stablecoin.
RUU ini melihat potensi stablecoin untuk mempercepat transaksi lintas batas, menurunkan biaya transaksi, dan membuka potensi industri aset digital secara keseluruhan.
Baca Juga: Pepe (PEPE): Akankah Meme Coin Ini Moonbag dan Mencapai ATH
Munculnya RUU alternatif mengenai stablecoin ini diketahui publik pada awal April 2024. RUU ini merupakan tanggapan atas RUU yang diajukan pada musim semi 2023 yang mewajibkan perusahaan penerbit stablecoin untuk tunduk di bawah pengawasan Federal Reserve dan melarang sementara stablecoin algoritmik.
Senator Gillibrand menyebut RUU-nya sebagai kompromi yang masuk akal karena menempatkan tanggung jawab pengawasan di tangan regulator negara bagian.
Setelah dipublikasikan, ketua Komite Perbankan Senat AS, Sherrod Brown, menyatakan kesiapannya untuk mendukung RUU tersebut dengan syarat tertentu.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Dampak Potensial Regulasi Stablecoin di Amerika Serikat
RUU stablecoin yang diajukan oleh Senator Gillibrand dan Lummis berpotensi membawa dampak signifikan terhadap perkembangan stablecoin dan industri aset kripto di Amerika Serikat. Mari kita analisa lebih dalam mengenai dampak tersebut:
Baca Juga: Bitcoin Ambruk 13% dalam Seminggu, Akhiri Tren Bull Run?
Dampak Positif
1. Meningkatkan Kepercayaan Investor
Regulasi yang jelas dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap stablecoin, mendorong adopsi yang lebih luas dan potensi pertumbuhan pesat industri aset kripto AS.
2. Mencegah Penyalahgunaan
Ketentuan mengenai cadangan kas dan pelarangan stablecoin algoritmik dapat membantu mencegah penyalahgunaan stablecoin untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang.
3. Stabilitas Pasar
Regulasi yang efektif dapat berkontribusi terhadap stabilitas pasar kripto AS dengan mengurangi risiko fluktuasi harga liar yang disebabkan oleh stablecoin yang tidak didukung dengan baik.
Dampak Negatif
1. Menghambat Inovasi
Persyaratan ketat terkait cadangan kas berpotensi menghambat inovasi di bidang stablecoin algoritmik yang menawarkan keunggulan tersendiri.
2. Beban Regulasi
Regulasi baru dapat menambah beban kepatuhan bagi perusahaan penerbit stablecoin, berpotensi meningkatkan biaya operasional dan menghambat pertumbuhan.
3. Ketidakpastian Regulasi
RUU ini masih dalam tahap pembahasan, dan belum ada kepastian mengenai bentuk final dari regulasi yang akan diterapkan. Ketidakpastian ini dapat membuat pelaku industri kesulitan untuk merencanakan strategi bisnis jangka panjang.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Regulasi stablecoin di Amerika Serikat merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan investor.
Namun, penting untuk dilakukan pembahasan yang komprehensif untuk memastikan regulasi tersebut dapat mendorong inovasi yang bertanggung jawab dan pertumbuhan industri aset kripto AS secara berkelanjutan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Pajak Kripto di Amerika Serikat dan Inggris: Apa Bedanya?
Do Kwon Mengkhawatirkan Ekstrasidinya ke Amerika Serikat
Centrifuge Raih $15 Juta dan Rencanakan Pinjaman RWA di Base Buatan Coinbase
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.