Bittime - Industri kripto tengah diramaikan dengan perkembangan pesat Bitcoin DeFi (Decentralized Finance). Teknologi ini berpotensi menjadikan Bitcoin sebagai aset yang lebih fleksibel dan menguntungkan.
Kapitalisasi Pasar Tidak Diimbangi Aktivitas On-Chain
Menurut Andre Serrano, Manajer Produk dan Kemitraan Stacks, tingginya kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini (sekitar $1,2 triliun) tidak diimbangi dengan aktivitas on-chain yang tinggi. Hal ini menciptakan peluang besar bagi solusi Layer 2 (L2) untuk membawa DeFi ke jaringan Bitcoin.
Cek Market Crypto Hari Ini:
L2 Bitcoin Berpotensi Melampaui Ethereum
Serrano optimistis bahwa dalam beberapa tahun mendatang, pangsa pasar jaringan L2 Bitcoin bahkan berpotensi melampaui Ethereum. Hal ini didasari oleh:
- Bitcoin Membutuhkan L2: Dibandingkan dengan Ethereum yang sudah memiliki fungsi smart contract secara native, Bitcoin memerlukan jaringan L2 untuk memperluas kemampuan transaksinya.
- Membuat Bitcoin Lebih Produktif: Dengan hadirnya DeFi, Bitcoin dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan melalui protokol-protokol keuangan terdesentralisasi. Ini berpotensi membuat Bitcoin menjadi aset yang lebih efisien.
Prediksi Serrano selaras dengan tren terkini. Baru-baru ini, bursa terdesentralisasi (DEX) MerlinSwap sukses mengumpulkan dana sebesar 6.599 Bitcoin (sekitar $480 juta) melalui Initial DEX Offering (IDO). Tingginya minat investor terhadap proyek ini menunjukkan potensi besar dari Bitcoin DeFi.
Optimisme Para Pelaku Pasar terhadap Bitcoin DeFi
Para pelaku pasar lainnya juga optimistis terhadap masa depan Bitcoin DeFi. Nash Lee, salah satu pendiri MerlinSwap, berpendapat bahwa dengan tingkat adopsi saat ini, inovasi dalam Bitcoin DeFi berpotensi menyamai bahkan melampaui ekosistem DeFi di jaringan Ethereum.
Menurutnya, lonjakan volume dan ekspektasi investor membutuhkan platform yang dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut. DeFi menjadi sektor yang paling berpotensi menjawab tantangan ini dengan menyediakan ekosistem berkelanjutan untuk berbagai use case Bitcoin yang terus berkembang.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Bitcoin DeFi Patut Diantisipasi
Munculnya Bitcoin DeFi menjadi perkembangan menarik yang patut dicermati. Teknologi ini berpotensi membawa angin segar bagi Bitcoin dengan membuka berbagai peluang baru. Ke depannya, persaingan antara Bitcoin DeFi dan Ethereum DeFi akan semakin menarik untuk diikuti. Akankah Bitcoin DeFi berhasil merebut dominasi Ethereum di ranah DeFi?
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Layer 1 vs Layer 2 Blockchain, Apa Bedanya?
Mengenal Internet Layer dan Korelasinya dengan Cryptocurrency
ALT Layer: Mengubah Paradigma dengan Solusi Layer 2 yang Inovatif
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.