Bittime - Firma akuntansi Ernst & Young (EY) baru-baru ini mengumumkan peluncuran solusi blockchain berbasis Ethereum yang bertujuan untuk membantu bisnis melaksanakan perjanjian kompleks, mengurangi biaya, dan meningkatkan keamanan. Inilah yang disebut EY OpsChain Contract Manager (OCM), suatu inovasi yang dapat menjadi game changer dalam manajemen kontrak bisnis.
Manfaat EY OpsChain Contract Manager (OCM)
EY OpsChain Contract Manager (OCM) dirancang untuk mengatasi tantangan mengelola perjanjian bisnis yang melibatkan berbagai silo operasional dan teknologi.
Dengan menggunakan kontrak pintar pada blockchain Ethereum, OCM memfasilitasi sinkronisasi data di antara banyak pihak bisnis, mencakup penetapan harga standar, diskon volume, rabat, dan ketentuan harga lainnya.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pertumbuhan Pasar Kontrak Pintar Global
Data dari Zion Market Research menunjukkan proyeksi pasar kontrak pintar global yang mencapai $1 miliar pada tahun 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) diperkirakan mencapai sekitar 24% antara tahun 2023 dan 2030. Peluncuran EY OCM diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor ini.
Baca Juga Cara Membeli Kripto:
| Cara Membeli BTC | Cara Membeli JUP |
| Cara Membeli ETH | Cara Membeli DOGE |
| Cara Membeli USDT | Cara Membeli SOL |
Operasional Terdesentralisasi dengan Blockchain Ethereum
EY OCM beroperasi pada blockchain Ethereum, memastikan operasinya terdesentralisasi dan dapat diandalkan. Paul Brody, pemimpin blockchain global EY, menjelaskan bahwa penerapan pada blockchain publik tidak hanya lebih murah tetapi juga lebih terukur, memungkinkan integrasi banyak-ke-banyak pada platform terbuka tanpa ada pihak yang mendapat keuntungan tidak adil.
Pengelolaan Penyedia Kontrak Pintar dengan EY OCM
Melalui API, EY OCM memfasilitasi pengelolaan penyedia kontrak pintar dan memungkinkan konfigurasi model kontrak standar dengan antarmuka pengguna yang dipersonalisasi. Dengan fitur ini, perusahaan dapat secara efisien menegakkan kebijakan otomatis, memvalidasi ketentuan kontrak secara waktu nyata, dan memantau kepatuhan kebijakan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Jejak Pengembangan Blockchain EY
Inisiatif blockchain EY sebelumnya termasuk solusi untuk pemerintah guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta protokol Baseline yang dirancang untuk perusahaan. Penggunaan layanan blockchain andalan EY, termasuk EY OpsChain dan EY Blockchain Analyzer, menunjukkan komitmen berkelanjutan EY terhadap teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan bisnis.
Baca juga: Tinjauan Peraturan tentang Proposal ETF Ethereum
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Strategi Trading Saat Ethereum menjadi Bullish
Harga Ethereum (ETH) 2024: Ada Perubahan? Cek Sekarang!
Kisah Sejarah Ethereum: Bagaimana Ethereum Menjadi Populer
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas yang berisiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.