Bittime - Harga Bitcoin (BTC) telah turun lebih dari empat persen dalam 24 jam terakhir, kembali menguji kisaran support antara $62.000 dan $61.000. Sebelumnya, harga Bitcoin sempat stabil di sekitar $63.000 selama sesi awal New York, di mana para pemegang jangka panjang masih belum terpengaruh penurunan ini.
Menurut analisis data on-chain yang disediakan oleh Santiment, alamat Bitcoin yang memegang antara 1.000 hingga 10.000 koin telah mengakumulasi 80.544 unit sejak 1 Maret. Lebih mengejutkannya lagi, alamat Bitcoin yang memegang antara 10.000 hingga 100.000 koin telah mengumpulkan hampir 92.000 unit sejak awal Maret.
Faktor Utama di Balik Dominasi Pasar oleh Penjual Bitcoin
-
Volatilitas akibat Halving Bitcoin
Dengan sisa waktu sekitar empat hari menuju peristiwa halving Bitcoin keempat, keseluruhan volume perdagangan telah meningkat lebih dari 10 persen menjadi sekitar $46,7 miliar. Semakin banyak pedagang kripto yang mencari perlindungan di pasar stablecoin, dengan pasokan Tether (USDT) yang meningkat lebih dari 1 miliar dalam 24 jam terakhir.
Setelah mendekati puncak konsolidasi mikro, harga Bitcoin telah melikuidasi baik pedagang long maupun short, sehingga meningkatkan likuidasi keseluruhan.
Cek Market Crypto Hari Ini:
-
Tensi Politik Global
Harga Bitcoin mengikuti indeks saham global utama setelah krisis Timur Tengah meluas dengan serangan drone dan rudal Iran ke Israel. Investor memilih untuk menunggu dan melihat perkembangan krisis geopolitik ini. Situasi ini semakin diperburuk oleh perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Bagaimana Kelanjutan Harga BTC?
Dari pengamatan, Bitcoin telah berkonsolidasi dalam channel paralel, di mana $61.000 menjadi level support terpenting dan $72.400 menjadi level resistance terpenting.
Jika BTC menembus support, maka harganya bisa... [masukkan link tweet Ali Martinez di sini]
Menurut analis kripto populer, Ali Martinez, harga Bitcoin telah berkonsolidasi pada channel antara $61.000 dan $72.400 dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya, analis kripto tersebut mencatat bahwa breakout ke atas atau ke bawah channel dapat menyebabkan pergerakan yang signifikan.
Jika ke atas, analis kripto tersebut memperkirakan harga Bitcoin akan mencapai kisaran antara $79.000 dan $86.000. Sebaliknya, jika ke bawah, analis kripto tersebut percaya harga Bitcoin akan menemukan level support yang kuat antara $51.600 dan $56.200.
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Halving Bitcoin: Akankah Lebih Banyak Investor Institusional Bergabung?
Sinyal Ini Bisa Jadi Tanda Pembalikan Harga Bitcoin
Prediksi Harga Bitcoin 2024: Fantastis Hingga Tahun Depan?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.