Bittime - Dua raksasa stablecoin, Tether dan Circle, berhadapan dengan tantangan besar terkait regulasi di pasar kripto. Keduanya memilih jalur yang berbeda dalam menanggapi kebutuhan akan kejelasan peraturan global terkait stablecoin.
Pendekatan Circle: Meminta Panduan Kepatuhan
Circle, dengan Dante Disparte sebagai kepala kebijakan global, mencari panduan dan kejelasan dari anggota parlemen AS. Mereka menekankan perlunya harmonisasi peraturan untuk menciptakan standar yang konsisten dalam industri stablecoin.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pendekatan Tether: Adaptasi dan Kolaborasi Internasional
Sementara itu, Tether, di bawah pimpinan CEO Paolo Ardoino, memilih pendekatan yang lebih adaptif dengan menghindari peraturan AS dan fokus pada pasar global. Mereka juga terbuka untuk kolaborasi internasional dalam menangani penipuan dan kejahatan keuangan.
Baca Juga Cara Membeli Kripto:
| Cara Membeli BTC | Cara Membeli JUP |
| Cara Membeli ETH | Cara Membeli DOGE |
| Cara Membeli USDT | Cara Membeli SOL |
Perlunya Keseimbangan Kecepatan dan Kepatuhan
Ardoino menekankan kebutuhan akan kecepatan dalam menangani kejahatan keuangan, namun juga mengakui pentingnya mematuhi peraturan. Pendekatan ini menunjukkan peran penting kepatuhan dan responsif terhadap peraturan dalam menjaga kestabilan dan kepercayaan pasar.
Baca juga : Apa Saja Fungsi Stablecoin?
Pembelajaran dari Runtuhnya Terra dan Kontras dengan Circle
Runtuhnya stablecoin Terra menjadi pelajaran penting, menyoroti pentingnya kepatuhan yang ketat terhadap peraturan. Circle menunjukkan kepentingan mereka pada integrasi dengan sistem keuangan tradisional sebagai langkah preventif terhadap masalah serupa.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan dan Implikasi untuk Masa Depan Stablecoin
Tether dan Circle, dengan pendekatan yang berbeda namun komplementer, membuka jalan bagi perkembangan yang berkelanjutan dalam dunia stablecoin. Integrasi yang bijaksana dengan kepatuhan terhadap regulasi akan menjadi kunci bagi stabilitas dan pertumbuhan industri ini di masa depan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Apa Itu Diva Staking (DIVA)? Platform Staking yang Menguntungkan
Staking USDT vs. Staking Kripto Lainnya: Mana yang Lebih Menguntungkan?
Staking INJ: Langkah Mudah Raih Penghasilan Melalui Staking Injective
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.