Bittime - Perusahaan riset keuangan, 10x Research, mengeluarkan peringatan pada 16 April 2024. Mereka menyatakan bahwa aset risiko utama seperti saham dan cryptocurrency berada di ambang potensi koreksi harga yang signifikan.
Koreksi ini terutama dipicu oleh inflasi yang tidak terduga dan berkelanjutan.
Faktor-faktor Pendorong Koreksi
Inflasi Tinggi
10x Research melihat inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan sebagai faktor utama yang dapat menyebabkan koreksi aset berisiko. Inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli investor dan membebani pendapatan perusahaan.
Kebijakan Suku Bunga
Prakiraan pasar obligasi menunjukkan kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa depan yang lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa bank sentral mungkin akan mengambil sikap yang lebih ketat untuk mengendalikan inflasi.
Baca Juga: Bitcoin Berpotensi Mengalahkan PI Cycle Top Indicator: Analisis Terbaru
Tingginya Yield Treasury Bond
10x Research memprediksi imbal hasil (yield) pada obligasi Treasury AS berjangka waktu 10 tahun akan melampaui 4,50%. Peningkatan yield obligasi ini dapat menarik investor keluar dari aset berisiko dan beralih ke investasi yang dianggap lebih aman seperti obligasi pemerintah.
Cek Market Crypto Hari Ini:
| BTC/IDR | SOL/IDR |
| ETH/IDR | USDT/IDR |
| DOGE/IDR | ARB/IDR |
Dampak Koreksi
Source: @10x_Research/X
Koreksi harga yang tajam pada aset risiko (Saham dan Crypto) dapat berdampak negatif pada portofolio investasi. Beberapa potensi dampaknya antara lain:
- Penurunan Nilai Investasi: Nilai saham dan cryptocurrency dapat turun secara substansial dalam waktu singkat.
- Peningkatan Volatilitas Pasar: Periode koreksi biasanya ditandai dengan fluktuasi harga yang tinggi, sehingga menyulitkan investor untuk memprediksi pergerakan pasar.
- Penurunan Kepercayaan Investor: Koreksi yang besar dapat menyebabkan investor kehilangan kepercayaan terhadap pasar, yang selanjutnya dapat memperparah penurunan harga.
Kesimpulan
Peringatan dari 10x Research menyoroti potensi risiko yang dihadapi oleh investor di pasar keuangan saat ini. Inflasi yang tinggi, kebijakan suku bunga yang ketat, dan peningkatan yield obligasi pemerintah dapat menciptakan lingkungan yang tidak menguntungkan bagi aset berisiko.
Investor perlu mencermati perkembangan ekonomi makro dan menyesuaikan strategi investasi mereka dengan cermat untuk memitigasi risiko potensial.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Dampak Perang terhadap Market Crypto
Cara Melestarikan Modal Saat Inflasi Menggunakan Kripto
Weekly Crypto Market Outlook (16 April 2024)
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.