Bittime - Dunia kripto kembali dihebohkan dengan pergerakan tak terduga dari sebuah dompet penambang Bitcoin (BTC) era Satoshi. Dompet yang sudah lama tidak aktif ini, mendadak "bangun" dan memindahkan 50 BTC ke bursa kripto ternama, Coinbase.
Dompet Penambang Pindahkan 50 BTC
Menurut cuitan Lookonchain, dompet dengan alamat 15sxzZ ini memindahkan 50 BTC, senilai lebih dari $3,28 juta, ke Coinbase pada sesi perdagangan Asia pagi ini. Dompet ini diketahui menambang 50 BTC tersebut pada 23 April 2010, dan menyimpannya sejak saat itu.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pada saat itu, nilai Bitcoin masih sekitar $0,04 dan 50 BTC milik penambang ini hanya bernilai sekitar $2. Namun, pada 25 Oktober 2020, dompet tersebut menerima kembali 547 satoshi senilai $0,36. Diduga pengiriman ini untuk membayar biaya transaksi (gas fee) ketika sang penambang akhirnya memutuskan untuk memindahkan koinnya.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Saat Bitcoin dipindahkan hari ini, nilainya sudah mencapai $65.650 per keping, sehingga total nilai 50 BTC tersebut meledak menjadi $3,28 juta. Ini menandakan peningkatan nilai sebesar 164.000.000%! Besarnya peningkatan ini mengindikasikan bahwa sang penambang berniat menjual Bitcoin miliknya untuk meraup keuntungan besar, mengingat pemindahan dilakukan ke Coinbase, sebuah bursa kripto.
Dompet Era Satoshi Kembali Aktif
Beberapa dompet lain dari era Satoshi, yaitu periode antara 2009 dan 2011 ketika pencipta Bitcoin yang masih anonim tersebut aktif di forum online, juga dilaporkan "bangun" akhir-akhir ini. Kian meningkatnya adopsi Bitcoin dan meroketnya nilai kripto ini diduga menjadi pemicunya.
Pada Juli dan Agustus 2023, perusahaan analisis on-chain berhasil melacak dua dompet "ikan paus" (investor dengan kepemilikan kripto dalam jumlah besar) yang "bangun" setelah tertidur selama 11 dan 12,8 tahun. Dompet pertama diketahui memindahkan 1.037 BTC senilai $37,8 juta ke alamat baru, sementara dompet kedua memindahkan 1.005 BTC senilai $29,7 juta.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Dua tahun lalu, CryptoPotato melaporkan dompet lain yang berisi 489 BTC senilai $20 juta pada saat itu, kembali aktif setelah 11,4 tahun. Dompet tersebut mencatatkan keuntungan sebesar 42.000.000%, semakin menegaskan keuntungan jangka panjang dari strategi "HODLing" (buy and hold) Bitcoin.
Sementara itu, Bitcoin diperkirakan akan mencetak rekor baru karena peristiwa halving, yang secara historis memicu tren kenaikan harga, tinggal lima hari lagi. Meskipun imbalan blok penambang akan dipotong 50%, tingkat inflasi dan produksi Bitcoin akan berkurang, sehingga membuatnya semakin berharga jika permintaan tetap sama atau meningkat, mengikuti hukum ekonomi.
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Perubahan Dinamika Penambangan Bitcoin: Dampak Pendanaan Wall Street
Harga BTC Terus Melonjak, Saham Para Miner Jadi Incaran Investor
Pesta Bitcoin Miners Jelang Halving: Pendapatan Tembus $2 Miliar, Simak Penjelasannya!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.