Bittime – Solana, blockchain Layer 1 yang sedang naik daun, kembali mencetak sejarah. Berdasarkan data dari Artemis, transfer stablecoin di jaringan Solana mencapai angka fantastis $103 miliar selama sepekan terakhir. Angka tersebut melampaui semua jaringan lainnya, termasuk sang pemimpin lama, Ethereum.
Ini adalah pertama kalinya Solana mengungguli Ethereum dalam hal volume stablecoin. Sebelumnya, Ethereum selalu menduduki peringkat teratas. Peringkat kedua ditempati oleh Ethereum dengan volume $90,9 miliar, disusul Tron ($82,3 miliar), dan BNB Chain ($14,6 miliar).
Solana Semakin Mendominasi?
Dominasi Solana semakin terlihat ketika stablecoin USDC berbasis Solana berhasil melampaui USDT berbasis Tron sebagai stablecoin dengan volume transaksi terbesar, menurut Qiao Wang, mantan peneliti Messari.
Tak hanya itu, Solana juga mengungguli Ethereum dalam hal volume perdagangan NFT untuk bulan Desember. Menurut Degen News, Solana mencatat volume perdagangan NFT sebesar $366,6 juta, sementara Ethereum sebesar $353,2 juta.
Namun, data dari CryptoSlam menunjukkan selama 30 hari terakhir, volume penjualan NFT di Solana mencapai $329,3 juta, tertinggal 5% dari Ethereum ($345 juta).
Hal menarik lainnya, pencarian global untuk "Solana" di Google Trends untuk pertama kalinya melampaui "Ethereum" pada pertengahan Desember. Ini menunjukkan peningkatan minat dan popularitas Solana di mata pengguna kripto global.
Cek Market Crypto Hari Ini:
2023: Tahun Kemenangan Solana
Performa cemerlang ini melengkapi tahun 2023 yang bullish untuk Solana. Harga token SOL, mata uang asli jaringan Solana, melonjak 936% dari $9,97 pada 1 Januari menjadi $103,3 pada 31 Desember, menurut CoinGecko.
Kenaikan harga ini didorong oleh beberapa faktor, seperti meredanya kekhawatiran aksi jual besar-besaran SOL oleh FTX, investor utama SOL, dan adopsi jaringan Solana yang semakin meluas.
Meski demikian, harga SOL mengalami penurunan lebih dari 4% dalam sepekan terakhir setelah sempat mencapai titik tertinggi $121,4 pada akhir Desember.
Sektor DeFi di Solana pun turut mengalami pertumbuhan pesat. Total nilai aset digital yang terkunci (TVL) di jaringan Solana melonjak 254% dari $412 juta pada awal November menjadi $1,42 miliar saat ini, menurut DeFi Llama.
Desember juga menjadi bulan terkuat bagi bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis Solana. Total volume perdagangan mencapai $28 miliar, melampaui rekor sebelumnya di bulan November sebesar $8 miliar.
Jupiter, DEX terkemuka di Solana, berkontribusi sebesar $17 miliar dari total tersebut. Meski demikian, dalam hal volume perdagangan bulanan DEX, Solana masih berada di peringkat kedua di bawah Ethereum dengan $42,4 miliar.
Menjelang masa depan, komunitas Solana menanti peluncuran Firedancer, validator client open-source terbaru.
Jump Crypto, perusahaan investasi dan pengembangan web3, tengah membangun Firedancer untuk memperkuat desentralisasi Solana dan mengatasi potensi single point of failure (titik kegagalan tunggal) pada jaringan. Firedancer diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2024.
Dengan rentetan pencapaian dan inovasi, Solana berhasil mencuri perhatian dan mulai mengusik dominasi Ethereum. Akankah Solana mampu mempertahankan momentumnya dan menjadi pemimpin baru di dunia kripto? Kita tunggu saja perkembangannya.
Tantangan dan Masa Depan Solana
Meski Solana menunjukkan kinerja yang mengesankan, penting untuk dicatat bahwa blockchain Layer 1 ini juga menghadapi beberapa tantangan:
1. Skalabilitas
Solana dikenal dengan kecepatan transaksinya yang tinggi, namun skalabilitas jangka panjangnya masih menjadi perdebatan. Beberapa pihak mempertanyakan kemampuan Solana untuk menangani peningkatan aktivitas jaringan secara berkelanjutan.
2. Desentralisasi
Kritik lain yang sering diarahkan ke Solana adalah tingkat desentralisasinya yang dianggap masih rendah. Banyak validator yang menjalankan jaringan Solana terkonsentrasi di tangan beberapa entitas.
3. Keamanan
Meskipun belum pernah diretas, Solana pernah mengalami beberapa kali downtime (gangguan jaringan) pada masa lalu. Hal ini memicu kekhawatiran tentang potensi kerentanan keamanan pada jaringannya.
Bagaimana Solana Bisa Mengatasi Tantangan Tersebut?
1. Firedancer
Peluncuran Firedancer diharapkan dapat meningkatkan desentralisasi jaringan Solana dengan membuat proses validasi transaksi lebih mudah diakses.
2. Inovasi Berkelanjutan
Tim pengembang Solana dikenal dengan inovasi berkelanjutan mereka. Peningkatan infrastruktur dan protokol baru dapat membantu mengatasi masalah skalabilitas.
3. Fokus pada Keamanan
Memperkuat keamanan jaringan harus menjadi prioritas utama Solana untuk terus mendapatkan kepercayaan dari pengguna dan developer.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Solana telah membuat langkah signifikan dalam perjalanan untuk menjadi pemimpin baru di dunia kripto. Dominasinya di sektor stablecoin dan pertumbuhan pesat ekosistem DeFi-nya patut diwaspadai.
Namun, tantangan skalabilitas, desentralisasi, dan keamanan perlu ditangani dengan serius agar Solana dapat mempertahankan momentumnya dan mengukuhkan posisinya di masa depan.
Cara Beli Solana (SOL) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Solana (SOL) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Solana (SOL) tersedia di Bittime dengan market pair SOL/IDR. Untuk bisa beli SOL IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Solana (SOL) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Solana (SOL), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Solana setelah Bullish: Akankah Harga SOL Terus Meroket?
Waspada! Hindari 6 Meme Coin Crypto Ini Hingga Setelah Halving Bitcoin
Solana (SOL) 2024: Panduan Komprehensif untuk Pemula
DISCLAIMER: Artikel ini hanya bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.