Bittime – Dua mantan petinggi perusahaan besar, Goldman Sachs dan BlockTower, baru saja meluncurkan perusahaan investasi aset digital yang berfokus pada beberapa area menarik: derivatif kripto, tokenisasi Real World Asset atau RWA, serta dunia hiburan, game, dan media sosial.
Perusahaan ini diberi nama Neoclassic Capital, yang didirikan oleh Michael Bucella dan Steve Lee di Miami.
Dalam wawancara, mereka berdua menyatakan bahwa Neoclassic Capital akan berinvestasi di marketplace cryptocurrency, baik publik maupun privat.
Menariknya, Neoclassic Capital sudah mendapatkan dukungan finansial dari beberapa tokoh ternama. Sebut saja Jeff Vinik, pemilik tim olahraga Tampa Bay Lightning, serta pemodal ventura Marc Andreessen dan Chris Dixon.
Perlu dicatat, sebelum mendirikan Neoclassic Capital, Bucella dan Lee sama-sama bekerja di BlockTower, sebuah perusahaan investasi aset digital terkemuka.
Derivatif Kripto Semakin Diminati
Sementara itu, laporan dari Forbes menyebutkan bahwa derivatif kripto menjadi salah satu produk keuangan terpopuler di ranah cryptocurrency.
Popularitasnya terus meningkat dan mulai mendekati transaksi spot, yang selama ini menjadi pilihan utama para trader kripto.
Bahkan, kehadiran Coinbase Global, sebuah bursa cryptocurrency, sebagai platform baru untuk perdagangan derivatif kripto di Amerika Serikat, semakin memperlihatkan tren positif ini.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Investasi di Pasar Kripto Naik-Turun
Di sisi lain, laporan CNBC mengungkapkan bahwa pendanaan ventura untuk bisnis di ruang kripto mencapai angka $1,9 miliar pada kuartal keempat 2023.
Ini menunjukkan peningkatan 2,5% dibanding kuartal sebelumnya. Peningkatan ini menjadi yang pertama sejak kuartal Maret 2022.
Namun, secara keseluruhan, pendanaan kripto di tahun 2023 mengalami penurunan tajam. Beberapa kegagalan perusahaan kripto yang didukung ventura menjadi penyebab utama menurunnya minat investor.
Selain itu, kebijakan moneter yang lebih ketat turut meningkatkan biaya modal dan mengurangi alokasi ventura secara keseluruhan.
Akibatnya, pada akhir tahun 2023, meski jumlah kesepakatan pendanaan meningkat, total nilai investasi ventura di kripto hanya sepertiga dari total yang diinvestasikan selama dua tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, tren positif di sektor derivatif kripto menjadi sinyal harapan bagi para pengusaha kripto yang tengah menghadapi masa sulit.
Masa Depan Investasi Kripto: Akankah Derivatif dan Tokenisasi Menjadi Andalan?
Berdasarkan informasi yang dibahas, kita dapat melihat gambaran menarik tentang masa depan investasi kripto. Berikut adalah beberapa poin penting.
1. Meningkatnya Minat pada Derivatif Kripto
Produk derivatif kripto tampaknya kian diminati, seiring dengan kemunculan platform baru seperti Coinbase.
Ini mungkin menjadi indikator bahwa derivatif akan berperan lebih besar di masa depan, menawarkan peluang profit bagi investor kripto di Amerika Serikat dan potentially di wilayah lain.
2. Tokenisasi RWA
Neoclassic Capital yang berfokus pada tokenisasi aset dunia nyata menunjukkan potensi pengembangan aset digital baru yang mewakili kepemilikan aset fisik seperti properti, karya seni, atau bahkan komoditas.
Tokenisasi dapat meningkatkan likuiditas dan transparansi kepemilikan aset tersebut.
3. Ketidakpastian dalam Pendanaan Kripto
Meskipun ada peningkatan pada kuartal keempat 2023, pendanaan kripto secara keseluruhan menurun drastis di tahun 2023.
Hal ini disebabkan oleh kegagalan perusahaan kripto dan kebijakan moneter yang ketat. Para pelaku bisnis kripto harus siap menghadapi tantangan ini dalam mencari sumber pendanaan.
Kesimpulan
Industri kripto masih berkembang pesat, dan inovasi seperti derivatif kripto dan tokenisasi aset dunia nyata menawarkan peluang investasi yang menarik.
Namun, ketidakpastian dalam pendanaan kripto menjadi tantangan tersendiri. Para investor perlu melakukan riset yang mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi di perusahaan atau aset kripto tertentu.
Baca juga Cara Beli Crypto:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa Itu Real World Assets (RWA), 5 Koin Crypto & Blockchain Yang Menggunakan Narasi RWA
Prediksi Harga Ethena (ENA) 2024-2025: Mata Uang Digital Baru yang Menjanjikan?
Tips Trading Crypto Ala Mahasiswa: Mengoptimalkan Investasi dengan Bijak
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.