Bittime - Tether, penerbit stablecoin terkemuka, kembali menambah suplai USDT di jaringan Ethereum.
Hal ini diungkapkan oleh Whale Alert, platform pemantauan blockchain, yang mendeteksi aktivitas tersebut sekitar 30 menit yang lalu.
Transaksi Authorized But Not Issued
Namun, CEO Tether, Paolo Ardoino, memberikan klarifikasi bahwa 1 miliar USDT yang baru dicetak ini bukanlah untuk keluaran baru, melainkan penambahan persediaan di jaringan Ethereum.
Ardoino menjelaskan bahwa ini merupakan transaksi authorized but not issued (telah diotorisasi tetapi belum diterbitkan).
Artinya, 1 miliar USDT tersebut tidak langsung didistribusikan, melainkan disimpan sebagai cadangan untuk memenuhi permintaan penerbitan USDT di masa depan dan menyediakan likuiditas untuk pertukaran cross-chain.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Menjaga Stabilitas dan Likuiditas USDT
Langkah Tether ini bertujuan untuk memastikan stabilitas dan likuiditas USDT di jaringan Ethereum.
Dengan memiliki cadangan yang cukup, Tether dapat dengan cepat merespons permintaan penerbitan USDT baru dan memfasilitasi pertukaran USDT antar jaringan blockchain secara efisien.
Dampak terhadap Pasar Cryptocurrency
Peningkatan persediaan USDT di jaringan Ethereum dapat berdampak pada pasar cryptocurrency. Beberapa pihak mungkin khawatir hal ini dapat menyebabkan inflasi dan penurunan nilai USDT.
Namun, perlu dicatat bahwa Tether berusaha mengelola suplai USDT secara hati-hati untuk menjaga kestabilan harganya yang dipatok ke dolar Amerika Serikat.
Baca Juga: Cara Membeli USDT: Panduan Pemula
Transparansi dan Komunikasi Tether
Klarifikasi yang disampaikan oleh CEO Tether merupakan langkah positif dalam hal transparansi. Dengan memberikan penjelasan kepada publik, Tether berupaya untuk membangun kepercayaan terhadap USDT dan mengurangi kekhawatiran terkait pengelolaan pasokan.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Masa Depan USDT
Tether tetap menjadi salah satu stablecoin terkemuka di pasar cryptocurrency. Keputusan untuk menambah persediaan USDT di jaringan Ethereum menunjukkan komitmen mereka untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Namun, Tether perlu terus berupaya menjaga transparansi dan komunikasi yang baik dengan komunitas untuk memastikan stabilitas dan kepercayaan terhadap USDT jangka panjang.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Mengenal USD Vs USDT? Simak Ulasannya
Memahami Mekanisme Stabilitas dari USDT
Staking USDT: Cara Kerja dan Panduan Melakukannya
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.