Bittime - Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, baru-baru ini memberikan pembaruan mengenai pandangannya tentang solusi Layer 3 (L3) dalam sebuah episode Warp Cast.
Menurut Deep Tide TechFlow, Buterin merujuk pada pembaruan yang pernah dilakukannya 1,5 tahun lalu pada sebuah posting blog yang membahas L3.
Dalam unggahan tersebut, Buterin menyimpulkan bahwa walaupun L3 menawarkan potensi pengurangan biaya tetap untuk aktivitas batch publishing dan deposit/withdrawal, solusi ini tidak serta merta meningkatkan throughput (kapasitas pemrosesan transaksi) jaringan Ethereum.
Peran Layer 3
Teknologi blockchain seperti Ethereum memiliki keterbatasan dalam hal kemampuan memproses transaksi per detik.
Hal ini dikenal dengan istilah scalability problem. Solusi Layer 2 (L2) telah lama diadopsi untuk mengatasi masalah ini dengan memindahkan sebagian aktivitas transaksi ke jaringan terpisah yang kemudian difinalisasi di blockchain utama.
Munculnya konsep Layer 3 bertujuan untuk memberikan lapisan abstraksi tambahan di atas solusi L2. Harapannya, L3 dapat lebih lanjut meningkatkan skalabilitas dengan cara yang hemat biaya.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pandangan Buterin Mengenai Potensi dan Batasan L3
Melalui pembaruan posting blog yang dirujuknya, Buterin mengakui bahwa L3 memang menawarkan beberapa keuntungan.
Salah satunya adalah kemampuan untuk mengurangi biaya tetap yang terkait dengan aktivitas penerbitan batch dan setor/tarik dana.
Namun, Buterin menggarisbawahi bahwa L3 bukanlah solusi ajaib yang secara otomatis meningkatkan throughput jaringan. Dengan kata lain, L3 tidak serta merta menambah kapasitas pemrosesan transaksi Ethereum.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Catatan Penting bagi Developer dan Pengguna Ethereum
Pembaruan pandangan Vitalik Buterin mengenai L3 menjadi catatan penting bagi para pengembang dan pengguna ekosistem Ethereum.
Meskipun L3 menawarkan potensi efisiensi biaya, keterbatasannya dalam meningkatkan throughput perlu dipertimbangkan.
Pengembangan solusi skalabilitas Ethereum kemungkinan besar akan terus berlanjut dengan mengeksplorasi berbagai pendekatan, termasuk L2, L3, dan inovasi lainnya.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa itu LayerZero dan Keuntungannya
Mengenal Layer pada Teknologi Blockchain
Layer 1 vs Layer 2 Blockchain, Apa Bedanya?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.