Bittime - Bitcoin (BTC) adalah aset digital kontroversial yang seringkali digambarkan dalam berbagai cara. Ada yang menganggapnya sebagai skema ponzi berbahaya, sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai terobosan keuangan revolusioner.
Di tengah perdebatan tersebut, muncul dua tokoh berpengaruh yang menjadi penjual Bitcoin, masing-masing dengan pendekatan yang kontras: Michael Saylor dan Larry Fink.
Michael Saylor: Sang Pemuja Bitcoin
Michael Saylor, pendiri perusahaan perangkat lunak MicroStrategy, adalah pendukung Bitcoin yang vokal dan gigih. Perusahaannya tercatat telah membeli lebih dari 205.000 BTC dan terus bertambah.
Bagi Saylor, Bitcoin adalah aset yang tidak hanya menawarkan pelestarian modal, tetapi juga "energi digital." Ia bahkan menggambarkan Bitcoin sebagai "properti puncak umat manusia" dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Finance.
Saylor gemar menggunakan analogi rumit untuk menjelaskan potensinya. Ia membayangkan Bitcoin sebagai kota di dunia maya berukuran 276 blok x 276 blok x 276 blok, dengan total 21 juta blok. Menurutnya, seluruh populasi dunia pada akhirnya akan ingin memiliki properti di sana, menempatkan nilai Bitcoin berpotensi meroket seiring migrasi kekayaan global ke dunia maya.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Larry Fink: Pemain Lama Mulai Lirik Bitcoin
Di sisi lain, CEO BlackRock, Larry Fink memaparkan raksasa manajemen aset terbesar di dunia, memiliki pendekatan yang lebih pragmatis.
Dulu ia pernah menyebut Bitcoin sebagai "indeks pencucian uang," namun pandangannya berubah seiring perkembangan pasar.
Fink kini melihat Bitcoin sebagai aset "flight to quality," setara dengan obligasi pemerintah AS dan emas, yang diminati investor ketika mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi dan risiko geopolitik.
Ia menekankan keunggulan Bitcoin sebagai "emas digital" dan "buku besar internasional" yang bersifat lintas batas dan tidak terkendali oleh pemerintah manapun.
Baca Juga: Cara Membaca Tren dalam Analisis Teknikal
Dampak Berbeda dari Dua Pendekatan
Baik Saylor maupun Fink sama-sama berperan penting dalam mempercepat adopsi Bitcoin, namun dengan cara yang berbeda.
Menurut CK Zheng, mantan kepala risiko valuasi di Credit Suisse dan pendiri firma investasi kripto ZX Squared Capital, Saylor adalah seorang "Bitcoin maximalist" yang berfokus pada pembelian dan penyimpanan Bitcoin dalam jangka panjang.
Sementara itu, Fink, sebagai pemimpin perusahaan pengelola investasi, lebih melihat Bitcoin sebagai peluang bisnis dan berupaya untuk "mendemokratisasi" ruang kripto melalui produk seperti ETF Bitcoin yang dikelola BlackRock.
Harga Bitcoin BTC/USDT Hari Ini
Sumber: Bittime.com
Pada 02 April 2024, harga Bitcoin BTC/USDT berada di level $66.743 per koin, turun 5,47% dalam 24 jam.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Siapa Penjual Bitcoin yang Lebih Efektif?
Dampak dari kedua tokoh ini bergantung pada target audiens. Ryan Rasmussen, analis riset kripto senior di Bitwise Investments, berpendapat bahwa retorika Saylor mungkin disukai oleh komunitas kripto, namun terkesan terlalu ekstrem untuk investor tradisional.
Sebaliknya, Fink, dengan gaya bicaranya yang lebih moderat dan fokus pada aspek keamanan aset, cenderung lebih bisa diterima oleh investor profesional dan mereka yang baru mengenal pasar global.
Zheng berpendapat bahwa keputusan BlackRock untuk meluncurkan ETF Bitcoin merupakan langkah berani dan berdampak signifikan.
Hal ini menjadikan BlackRock sebagai pemimpin tak terbantahkan di dunia ETF Bitcoin, dan pada saat yang sama mempercepat adopsi Bitcoin di kalangan keuangan tradisional. Aset yang dikelola BlackRock saat ini bahkan telah melampaui kepemilikan Bitcoin oleh MicroStrategy.
Baca Juga: Pesta Bitcoin Miners Jelang Halving: Pendapatan Tembus $2 Miliar, Simak Penjelasannya!
Fink: Beradaptasi dengan Permintaan Pasar
Meskipun Saylor dikenal sebagai pemegang Bitcoin yang teguh, pandangan Fink terhadap Bitcoin tampaknya lebih didasarkan pada permintaan klien. Peluncuran ETF Bitcoin dan inisiatif tokenisasi aset di BlackRock menunjukkan bahwa perusahaan ini melihat potensi besar dalam teknologi blockchain dan aset kripto.
Alasan mengapa Fink kini berani menyebut Bitcoin sebagai aset "flight to quality" adalah karena ia melihat banyak klien BlackRock yang sudah memanfaatkannya dengan cara tersebut. Pergeseran pandangan Fink tidak hanya didorong oleh peluang bisnis, tetapi juga merupakan cerminan dari bagaimana persepsi investor global terhadap Bitcoin mulai berubah.
Kesimpulan
Baik Michael Saylor maupun Larry Fink telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesadaran dan adopsi Bitcoin.
Saylor dengan kegigihannya sebagai "penginjil sejati," sementara Fink melalui pendekatan pragmatis yang memanfaatkan jaringan dan pengaruh BlackRock.
Perdebatan tentang siapa "penjual Bitcoin yang lebih baik" mungkin tidak akan ada jawaban pasti. Namun, yang pasti, kehadiran mereka berdua telah semakin menyemarakkan dunia Bitcoin dan kripto secara keseluruhan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Analisis Pergerakan Harga ETH yang Mengekor Bitcoin, Ikuti Ritme Menuju Halving?
Analisa Prediksi Harga BTC Bakal Capai $90.000, Efek Riak Halving Bisa Wujudkan?
Tether Perkuat Cadangannya dengan Akuisisi 8.889 Bitcoin (BTC), Simak Dampak Lengkapnya!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.