Bittime - Pesona ETF Bitcoin telah berhasil mengalahkan investasi emas dan saham?
Setelah periode arus keluar lima hari berturut-turut yang mencapai $887,6 juta, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat (AS) menikmati aliran masuk positif selama empat hari berturut-turut, menurut data terbaru.
Tren ini menandakan minat investor yang kembali bergeliat setelah sebelumnya sempat surut.
Kebangkitan Kembali ETF Bitcoin setelah Pelemahan
Periode 18-22 Maret 2024 menjadi saksi penurunan signifikan pada ETF Bitcoin spot AS. Arus keluar bersih mencapai sekitar $887,6 juta.
Namun, keadaan berbalik arah dalam empat hari terakhir. Arus masuk yang tercatat berhasil hampir menetralisir kerugian sebelumnya. Data dari 25 hingga 28 Maret menunjukkan kebangkitan kembali dengan aliran masuk positif senilai $859,7 juta.
Pada 28 Maret, FBTC, BITB, ARKB, dan IBIT memimpin lonjakan arus masuk ETF Bitcoin spot AS. Selain itu, keempat ETF ini, di luar Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), termasuk dalam jajaran pemegang cadangan Bitcoin (BTC) teratas.
Jika tidak memperhitungkan Grayscale, Blackrock's IBIT menjadi pemimpin dengan kepemilikan BTC terbanyak, yakni 252.011,41 BTC senilai sekitar $17,77 miliar per 31 Maret.
Fidelity's FBTC menyusul sebagai yang terbesar kedua dengan kepemilikan 143.742,55 BTC, senilai $10,13 miliar pada 31 Maret. Ark Invest's ARKB memiliki 44.277 BTC senilai $3,12 miliar, sementara Bitwise's BITB ETF menguasai 31.680,15 BTC, senilai $2,23 miliar. Grayscale's Bitcoin Trust (GBTC) saat ini mengelola 335.153,86 BTC, diperkirakan bernilai $23,6 miliar pada hari Minggu.
Menariknya, kepemilikan GBTC berkurang 7.453,75 BTC senilai $525 juta dalam 24 jam menjelang penutupan perdagangan pada 28 Maret. Ini menunjukkan adanya divestasi selama periode tersebut. GBTC mengalami arus keluar negatif di setiap sesi perdagangan, sementara BTCO juga mengalami arus keluar negatif 24 jam pada 20 Maret.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pergeseran Tren dan Sentimen Investor
Pergeseran tren arus keluar-masuk ini memunculkan pertanyaan mengenai sentimen investor terhadap Bitcoin dan ETF terkait. Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi pergerakan tersebut antara lain:
- Koreksi Harga Bitcoin: Harga Bitcoin sempat mengalami koreksi yang cukup dalam pada pertengahan Maret. Koreksi ini mungkin mendorong sebagian investor untuk melakukan aksi ambil untung atau mengurangi kepemilikan mereka di ETF Bitcoin. Namun, pergerakan harga yang membaik di akhir Maret tampaknya mengembalikan kepercayaan investor.
- Regulasi dan Ketidakpastian: Industri kripto masih menghadapi ketidakpastian dari sisi regulasi. Kekhawatiran mengenai regulasi yang ketat dapat menyebabkan investor mengambil sikap wait-and-see, sementara perkembangan regulasi yang lebih akomodatif berpotensi meningkatkan minat investor terhadap aset kripto seperti Bitcoin.
- Diversifikasi Investasi: ETF Bitcoin menawarkan cara yang lebih mudah dan teregulasi untuk mendapatkan eksposur ke Bitcoin. Hal ini menarik bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka dengan aset kripto tanpa harus terjun langsung ke pasar kripto yang fluktuatif.
Harga Bitcoin BTC/USDT Hari Ini
Sumber: Bittime.com
Pada 01 April 2024, harga Bitcoin BTC/USDT berada di level $70.831 per koin, naik 1,10% dalam 24 jam.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Masa Depan ETF Bitcoin
Pergerakan arus keluar-masuk ETF Bitcoin spot AS menunjukkan dinamika yang terjadi di pasar aset kripto. Sementara investor mungkin masih bersikap hati-hati, minat terhadap aset ini belum sepenuhnya padam.
Lonjakan arus masuk baru-baru ini menjadi sinyal potensial bahwa investor institusi dan ritel semakin familier dan nyaman dengan instrumen investasi seperti ETF Bitcoin.
Ke depannya, persetujuan ETF Bitcoin secara langsung memegang peranan penting. Dengan semakin banyaknya ETF Bitcoin yang disetujui, investor akan memiliki lebih banyak pilihan dan potensi eksposur yang lebih beragam.
Selain itu, perkembangan regulasi yang lebih jelas dan kondusif dapat menjadi katalis positif bagi pertumbuhan investasi Bitcoin dan ETF terkait di masa depan.
Kesimpulan
Dinamika arus keluar-masuk ETF Bitcoin spot AS merepresentasikan sentimen investor yang masih mencari titik keseimbangan.
Meski sempat mengalami penurunan, lonjakan arus masuk baru-baru ini menawarkan secercah harapan bagi masa depan investasi Bitcoin dan ETF terkait. Dengan asumsi harga Bitcoin yang stabil dan regulasi yang lebih jelas, peluang pertumbuhan ETF Bitcoin di AS dan global terbilang menjanjikan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Hashdex Bitcoin ETF: Menambah Deretan ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat
ETF Ethereum: Fidelity Melesat, SEC Masih Ragu-Ragu dan Update Terbaru!
Harga BTC: Kemungkinan Naik atau Koreksi? Analisa dari Sell-Side Risk Ratio
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.