Bittime - Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, menyampaikan pandangannya tentang potensi kecerdasan buatan (AI) di ranah blockchain pada konferensi BUIDL Asia 2024 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Menurut Buterin, integrasi blockchain dan AI merupakan langkah penting untuk masa depan.
AI untuk Eliminasi Bug di EVM
Salah satu tantangan terbesar bagi developer blockchain adalah bug atau kesalahan kode. Bug ini dapat menyebabkan celah keamanan yang berakibat kerugian finansial. Namun, kehadiran AI menawarkan solusi yang menjanjikan.
Buterin mengatakan bahwa AI telah mampu menciptakan aplikasi dengan 100 hingga 500 baris kode. Dengan kemampuan menulis kode hingga 10.000 baris, AI berpotensi menghilangkan sebagian besar bug yang terjadi di Ethereum Virtual Machine (EVM).
EVM sendiri merupakan mesin virtual yang memungkinkan eksekusi smart contract berbasis blockchain Ethereum. AI yang telah dilatih dengan data bug berpotensi menemukan dan memperbaiki bug secara otomatis dalam kode blockchain.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Mekanisme Reward untuk Keamanan Data
Selain deteksi bug, AI juga dapat berperan dalam menjaga integritas data. Caranya adalah dengan memberikan reward berupa token kepada anggota komunitas yang menyediakan data bug untuk AI.
Buterin menambahkan jika tidak berhati-hati, peretasan bug blockchain dapat diidentifikasi dengan AI. Integritas data dapat diamankan dengan memberikan reward token kepada anggota komunitas yang menyediakan data bug untuk AI.
Baca Juga: Mengenal Vitalik Buterin, Tokoh Dibalik Ethereum
Keamanan dan Desentralisasi AI
Meskipun AI menawarkan manfaat yang besar, Buterin menekankan pentingnya keamanan AI itu sendiri. Menurutnya, desentralisasi memegang peranan krusial untuk mencegah ketergantungan berlebihan pada AI yang rentan bias.
Buterin menambahkan bahwa kita perlu memikirkan cara untuk memastikan keamanan AI agar dunia tidak terlalu tergantung pada AI. Desentralisasi tingkat tertentu diperlukan.
Sebagai solusi, diusulkan sistem penyediaan dan kompensasi data. Melalui sistem ini, hanya data yang dipilih secara profesional oleh komunitas developer blockchain yang akan dimasukkan ke dalam AI, dan partisipan akan diberi reward berupa token.
Model AI saat ini sering kali belajar dari data yang bias. Jika kita memberikan insentif (token) kepada developer dan memasukkan data perdagangan dan jaringan yang terpercaya, model AI akan menjadi lebih kuat dan stabil.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Integrasi blockchain dan AI berpotensi membawa dampak positif yang signifikan bagi keamanan dan pengembangan ekosistem blockchain.
Namun, aspek keamanan dan desentralisasi AI perlu diperhatikan untuk memastikan pemanfaatan teknologi ini secara optimal.
Para pelaku di bidang blockchain perlu terus berinovasi untuk menciptakan lingkungan yang terintegrasi, aman, dan efisien.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Mengenal Apa itu Ethereum Virtual Machine (EVM)
Developoer Ethereum Sedang Memikirkan Peningkatan Signifikan ke EVM
Peran Penting Ethereum Virtual Machine (EVM) pada Ekosistem Ethereum
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.