Bittime - Dikabarkan bahwa Ondo Finance (ONDO), perusahaan yang bergerak di bidang aset dunia nyata tertokenisasi (tokenized real-world asset/RWA), mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan $95 juta aset mereka sendiri ke dalam BUIDL BlackRock, sebuah dana tertokenisasi yang baru diluncurkan.
Pengumuman ini dipublikasikan melalui blog resmi Ondo Finance pada 27 Maret 2024. Rencananya, perusahaan akan memindahkan "sebagian besar" aset pendukung token OUSG mereka ke BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL).
Berdasarkan tinjauan resmi aset tersebut, jumlah yang akan diintegrasikan tersebut mewakili keseluruhan total nilai terkunci (TVL) OUSG.
Halaman yang sama mengindikasikan bahwa sebagian dana mungkin juga disimpan dalam BlackRock's FedFund (TFDXX), USDC stablecoin, dan investasi lainnya.
Token OUSG sendiri berfungsi menyediakan eksposur likuid ke Treasuries AS jangka pendek. Ondo Finance menilai bahwa langkah terbaru ini "[memvalidasi] konsep awal kami tentang dana Treasury AS tertokenisasi" dan menunjukkan bahwa tokenisasi sekuritas tradisional merupakan langkah maju yang signifikan bagi pasar keuangan.
Ketergantungan pada BUIDL merupakan bagian dari strategi luas Ondo Finance untuk menyediakan layanan penyelesaian dan penebusan instan 24/7.
BUIDL Telah Tarik $240 Juta
Kabar dari Ondo Finance ini sejalan dengan laporan Bloomberg yang menyebutkan bahwa BUIDL BlackRock berhasil menarik $240 juta dalam minggu pertama operasinya.
Data waktu nyata dari Arkham Intel menunjukkan bahwa alamat Ethereum BUIDL memiliki saldo di atas $100 juta, yang sebagian besar terdiri dari USDC yang digunakan untuk memulai operasionalisasi dana.
Sebagian dari saldo tersebut lebih dari $141.000, tampaknya berasal dari donasi kripto dari komunitas, bukan aset terkait dengan dana itu sendiri.
BlackRock meluncurkan dana BUIDL mereka di blockchain Ethereum pada 19 Maret 2024, sebagaimana tercantum dalam pengajuan regulasi.
Pengumuman publik selanjutnya pada 20 Maret 2024 menyatakan bahwa dana tersebut mentokenisasi aset dalam bentuk token BUIDL, yang memungkinkan investor memenuhi syarat untuk mendapatkan hasil (yield) dolar AS melalui langganan dengan Securitize Markets.
Dana ini menginvestasikan 100% asetnya dalam bentuk tunai, Treasury bill AS, dan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreements).
BlackRock menyebut dana tersebut sebagai "dana tertokenisasi pertama yang diterbitkan pada public blockchain."
Cek Market Crypto Hari Ini:
Dampak Integrasi Ondo Finance ke BUIDL BlackRock
Keputusan Ondo Finance untuk mengintegrasikan sebagian besar aset OUSG mereka ke dalam BUIDL menandakan beberapa hal penting.
Pertama, langkah ini menunjukkan kepercayaan Ondo Finance terhadap BUIDL sebagai instrumen investasi yang inovatif dan terpercaya. BlackRock, sebagai perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, memiliki reputasi yang mapan di bidang keuangan tradisional.
Peluncuran BUIDL sebagai produk tertokenisasi pertama mereka di public blockchain menandakan pandangan positif mereka terhadap potensi teknologi blockchain di masa depan. Kepercayaan Ondo Finance terhadap BUIDL tentu saja didorong oleh kredibilitas BlackRock tersebut.
Kedua, integrasi ini menguntungkan kedua belah pihak. Ondo Finance akan dapat memanfaatkan keunggulan BUIDL dalam hal penyelesaian instan 24/7. Hal ini tentunya akan meningkatkan efisiensi dan daya tarik token OUSG mereka.
Sementara itu, BlackRock akan semakin memperkuat kehadiran mereka di ranah keuangan terdesentralisasi (Decentralized Finance/DeFi) melalui masuknya pemain mapan seperti Ondo Finance. Ini berpotensi menarik lebih banyak investor institusi untuk ikut serta dalam ekosistem BUIDL.
Baca Juga: Revolusi Mining Bitcoin: Bitdeer Luncurkan Sealminer A1, Siap Geser Dominasi Pemain Lama?
Ketiga, integrasi ini dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan adopsi aset tertokenisasi. Dengan dua pemain besar seperti Ondo Finance dan BlackRock yang terlibat, BUIDL berpotensi menjadi pelopor dalam adopsi aset tertokenisasi secara lebih luas. Hal ini dapat mendorong lembaga keuangan dan investor lain untuk mempertimbangkan pemanfaatan teknologi blockchain dalam pengelolaan aset mereka.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tantangan dan Masa Depan BUIDL dan Aset Tertokenisasi
Meskipun memiliki potensi yang besar, adopsi aset tertokenisasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan utama adalah regulasi.
Regulasi terkait dengan aset kripto dan blockchain masih belum sepenuhnya jelas di banyak negara. Ketidakpastian regulasi ini dapat menghambat pertumbuhan investasi institusi dalam aset tertokenisasi.
Tantangan lain adalah kurangnya infrastruktur yang matang. Saat ini, infrastruktur blockchain masih dalam tahap pengembangan.
Hal ini dapat menyebabkan masalah skalabilitas dan keamanan. Selain itu, kurangnya interoperabilitas antara berbagai platform blockchain dapat menghambat pertukaran aset dan informasi secara mulus.
Meskipun demikian, masa depan aset tertokenisasi terlihat cerah. Seiring dengan perkembangan teknologi blockchain dan regulasi yang lebih jelas, aset tertokenisasi memiliki potensi untuk merevolusi cara kita berinvestasi dan mengelola aset.
Integrasi Ondo Finance ke BUIDL BlackRock merupakan langkah maju yang signifikan dalam perjalanan menuju adopsi aset tertokenisasi secara lebih luas.
Baca Juga: Siap-siap Take Profit? Bitcoin Halving Jadi Impian untuk Mengubah Nasib
Berikut beberapa faktor yang dapat mendorong pertumbuhan aset tertokenisasi di masa depan:
- Peningkatan minat dari investor institusi: Semakin banyak investor institusi yang mulai menunjukkan minat pada aset kripto dan blockchain. Hal ini dapat mendorong permintaan untuk aset tertokenisasi.
- Perkembangan regulasi: Sejumlah negara mulai memperjelas regulasi terkait dengan aset kripto dan blockchain. Kejelasan regulasi ini dapat memberikan kepastian bagi investor dan mendorong pertumbuhan pasar.
- Perkembangan teknologi blockchain: Teknologi blockchain terus berkembang dan semakin matang. Hal ini dapat meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan interoperabilitas blockchain, yang pada akhirnya akan mendorong adopsi aset tertokenisasi.
Kesimpulan
Integrasi Ondo Finance ke BUIDL BlackRock merupakan langkah penting dalam pengembangan aset tertokenisasi.
Hal ini menunjukkan kepercayaan investor institusi terhadap potensi teknologi blockchain dan aset tertokenisasi. Meskipun masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, masa depan aset tertokenisasi terlihat cerah.
Dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang mendukung, aset tertokenisasi memiliki potensi untuk merevolusi cara kita berinvestasi dan mengelola aset.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Tether (USDT) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Tether (USDT) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Tether (USDT) tersedia di Bittime dengan market pair USDT/IDR. Untuk bisa beli USDT/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Tether (USDT) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Tether (USDT), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Paus Beli BTC Bikin Pasar Gempar! Transaksi $6 Miliar Disebut Percikan Pertama untuk Halving
Beli ETH Sekarang atau Setelah Halving Bitcoin di Bulan April?
Badai Melanda Kucoin: Dakwaan Pencucian Uang Guncang Platform dan User
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.