Bittime – Perusahaan keuangan berbasis blockchain, Ondo Finance, baru saja melakukan langkah strategis dalam hal aset pendukung token miliknya. Sebesar $95 juta aset dialokasikan ke dalam BUIDL, token milik BlackRock, untuk memfasilitasi transaksi instan pada token OUSG yang didukung oleh US Treasury.
Langkah ini menandai sejarah baru sebagai pemanfaatan perdana tokenisasi aset oleh BlackRock, raksasa manajemen aset global, oleh protokol kripto lain.
OUSG Ondo Pernah Didukung Produk BlackRock
Sebelumnya, token OUSG milik Ondo didukung oleh iShares Short Treasury Bond ETF, produk BlackRock yang hanya dapat diperdagangkan selama jam operasional pasar tradisional. Hal ini tentu bertolak belakang dengan sifat aset kripto yang beroperasi 24/7.
CEO Ondo Finance, Nathan Allman, dalam wawancara dengan CoinDesk, menjelaskan bahwa alokasi dana ke BUIDL akan membuat OUSG "menjadi jauh lebih bermanfaat" karena memungkinkan proses subscription dan redemption secara instan, kapanpun.
Sebelumnya, proses tersebut membutuhkan waktu T+2 hari, yang kurang efisien.
"Banyak investor yang sebelumnya ragu-ragu untuk menggunakan OUSG karena lamanya waktu redeem," ujar Allman.
"Mengingat volatilitas pasar kripto yang beroperasi 24/7/365 dan kebutuhan modal yang terkadang muncul secara mendadak, faktor kecepatan transaksi menjadi sangat penting. Dengan implementasi BUIDL, OUSG akan menjadi aset yang jauh lebih bermanfaat sebagai penyimpan nilai dan aset jaminan di ekosistem kripto."
Cek Market Crypto Hari Ini:
Ondo Transfer $95 Juta Aset OUSG ke BUIDL
Ondo telah mentransfer $15 juta aset pendukung OUSG ke BUIDL dan memindahkan $80 juta lainnya hingga akhir hari Rabu, 27 Maret 2024. Data blockchain mengkonfirmasi bahwa Ondo adalah pihak yang melakukan pencetakan $79,3 juta token BUIDL.
Langkah Ondo menjadi contoh pertama pemanfaatan tokenisasi aset BlackRock oleh protokol kripto. Token BUIDL, yang berbasis blockchain Ethereum, didukung oleh US Treasury bill dan repo agreements.
Meski BUIDL hanya tersedia untuk klien institusi terpilih dengan minimum investasi $5 juta, platform lain seperti Ondo dapat memanfaatkannya untuk produk mereka yang menyasar investor retail.
Keuntungan dan Dampak dari Strategi Ondo Finance
Keputusan Ondo Finance untuk beralih ke BlackRock's BUIDL menawarkan beberapa keuntungan:
1. Transaksi Instan
Transaksi subscription dan redemption OUSG kini dapat dilakukan secara instan, kapanpun. Hal ini tentu meningkatkan daya tarik OUSG bagi investor yang membutuhkan fleksibilitas dan kecepatan dalam bertransaksi.
2. Efisiensi Waktu
Dengan dihilangkannya proses T+2, Ondo dapat menghemat waktu dan sumber daya yang sebelumnya dibutuhkan untuk memproses transaksi.
3. Likuiditas Lebih Tinggi
Kecepatan transaksi yang tinggi berpotensi meningkatkan likuiditas OUSG di pasar. Investor akan lebih percaya diri untuk berinvestasi pada OUSG karena kemudahan jual-beli yang ditawarkan.
4. Reputasi BlackRock
Keterlibatan BlackRock, raksasa keuangan ternama, turut meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan terhadap OUSG. Ini dapat menarik lebih banyak investor institusi untuk menggunakan OUSG.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Hal Lain yang Perlu Dicermati dari OUSG Ondo
Namun, terdapat pula beberapa hal yang perlu dicermati:
1. Ketergantungan pada Pihak Ketiga
Ondo kini bergantung pada BlackRock untuk keamanan dan pengelolaan aset yang mendukung BUIDL. Reputasi dan kinerja BlackRock akan turut mempengaruhi stabilitas OUSG.
2. Minimum Investasi yang Tinggi
Investor retail yang tertarik dengan OUSG secara langsung terhalang oleh minimum investasi yang tinggi pada BUIDL ($5 juta).
3. Regulasi
Industri tokenisasi aset riil masih tergolong baru, sehingga regulasi masih belum sepenuhnya jelas. Hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian bagi investor.
Kesimpulan
Langkah Ondo Finance bermitra dengan BlackRock merupakan inovasi yang menarik dalam pemanfaatan tokenisasi aset riil. Keuntungan utama dari strategi ini adalah kemudahan dan kecepatan transaksi OUSG.
Namun, ketergantungan pada pihak ketiga dan minimum investasi yang tinggi menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.
Investor perlu mencermati dengan cermat berbagai risiko dan keuntungan sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada OUSG. Ke depannya, pemanfaatan tokenisasi aset riil oleh institusi keuangan besar seperti BlackRock berpotensi mendorong pertumbuhan dan adopsi teknologi blockchain secara lebih luas.
Cara Beli Ondo (ONDO) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Ondo (ONDO) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Ondo (ONDO) tersedia di Bittime dengan market pair ONDO/IDR. Untuk bisa beli ONDO IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Ondo (ONDO) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Ondo (ONDO), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Prediksi Harga Ondo Finance (ONDO), Apakah Akan Naik? Simak Analisisnya di Sini
Ondo Gunakan Blockchain sebagai Middleware untuk Perdagangan Sekuritas Tradisional
Ondo Finance Luncurkan Ondo Global Market, Ini Penjelasannya
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.