Bittime - Fidelity Investments terus mendorong proposal ETF Ethereum (ETH) mereka, meskipun ketidakpastian masih menyelimuti persetujuan instrumen ini dalam waktu dekat.
Minat Fidelity untuk meluncurkan ETF ETH pertama kali terendus pada November lalu. Indikasi tersebut muncul ketika Cboe, bursa tempat produk tersebut akan diperdagangkan, mengajukan formulir 19b-4 atas nama Fidelity.
Pengajuan Pendaftaran ETF Ethereum (ETH) oleh Fidelity
Pada hari Rabu (27/3/2024) kemarin, Fidelity telah mengambil langkah lebih maju dengan mengajukan pernyataan pendaftaran atau Form S-1. Ini menandakan keseriusan mereka untuk mendapatkan persetujuan bagi Fidelity Ethereum Fund.
Securities and Exchange Commission (SEC) selaku regulator pasar modal Amerika Serikat, harus terlebih dahulu menyetujui formulir 19b-4 dan menyatakan Form S-1 efektif sebelum Fidelity Ethereum Fund dapat mulai diperdagangkan.
Belum ada informasi terkait kode ticker atau biaya yang akan dibebankan pada produk ini dalam pengajuan terbaru.
Namun, serupa dengan proposal lainnya, pernyataan pendaftaran Fidelity Ethereum Fund menyertakan detail mengenai rencana mereka untuk melakukan staking pada sebagian aset melalui satu atau lebih penyedia infrastruktur staking.
"Sebagai konsekuensi dari aktivitas staking yang mungkin dilakukan, Fidelity Ethereum Fund mengharapkan untuk menerima imbalan staking berupa Ether. Imbalan ini dapat diperlakukan sebagai pendapatan kena pajak federal untuk kepentingan fidusia," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Baca Juga: Badai Melanda Kucoin: Dakwaan Pencucian Uang Guncang Platform dan User
Selain itu, peng custodian dana, yang akan dipegang oleh Fidelity Digital Asset Services, "akan selalu memegang kepemilikan eksklusif dan kendali atas private key terkait dengan semua Ether yang distaking."
Fidelity hanyalah satu dari beberapa penerbit yang berlomba-lomba meluncurkan ETF Ethereum spot, menyusul lampu hijau yang diberikan SEC untuk ETF Bitcoin spot beberapa bulan lalu.
Regulator ini diperkirakan akan memberikan keputusan terkait ETF yang ingin memegang ETH secara langsung pada akhir Mei 2024.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pandangan Berbagai Pengamat Soal ETF Ethereum
Para pengamat industri memiliki pandangan beragam. Beberapa memperkirakan bahwa peluncuran ETF tersebut pada akhirnya akan terealisasi, namun SEC kemungkinan akan memperlambatnya.
Sementara yang lain lebih optimistis mengingat persetujuan SEC terhadap ETF futures Ether pada bulan Oktober lalu. Keputusan tersebut pada akhirnya turut berperan dalam memuluskan jalan bagi persetujuan ETF Bitcoin spot.
Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital, dalam sebuah panel di Digital Asset Summit yang diselenggarakan Blockworks pekan lalu, memperkirakan Ketua SEC Gary Gensler akan "melakukan sesuatu untuk menunda persetujuan ETF Ethereum spot."
Sementara itu, Marshall Beard, COO Gemini, berpendapat bahwa dibutuhkan waktu enam hingga sembilan bulan lagi sebelum SEC menyetujui ETF Ethereum spot. Ia menambahkan bahwa produk yang melakukan staking pada aset mereka "kemungkinan tidak akan menjadi yang pertama diluncurkan."
Baca Juga: Tether Fokus Ekspansi pada Kecerdasan Buatan (AI) dan Rekrut Talenta Terbaik
Upaya Fidelity dan perusahaan lainnya untuk menghadirkan ETF Ethereum spot terjadi di tengah terus mengalirnya aset investor ke dalam ETF Bitcoin spot.
Sejak peluncurannya pada 11 Januari 2024, 10 ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat telah membukukan inflow bersih sekitar $11.7 miliar.
Kategori ini pun semakin ramai dengan bergabungnya Hashdex's Bitcoin Futures Fund yang pada hari Rabu kemarin telah mendapat izin untuk memegang BTC secara langsung.
Kompetisi Ketat dan Tantangan Persetujuan dari SEC
Peluang Fidelity untuk mendapatkan persetujuan SEC bagi Fidelity Ethereum Fund mereka tidak mudah. Sejumlah penerbit keuangan papan atas lainnya, termasuk BlackRock, Invesco dengan Galaxy Digital, Grayscale, VanEck, 21Shares dengan Ark Invest, dan Hashdex, juga tengah mengajukan proposal serupa.
Para pengamat industri meyakini persaingan ketat akan terjadi di antara para penerbit ini untuk mendapatkan persetujuan SEC terlebih dahulu. Persetujuan tersebut akan menjadi penentu siapa yang akan memimpin gelombang investasi ke dalam aset Ether melalui instrumen ETF yang mudah diakses.
Selain persaingan, persetujuan SEC menjadi tantangan utama bagi para penerbit. Regulator ini masih memiliki kekhawatiran terkait dengan keamanan dan regulasi pasar underlying Ether.
Keresahan ini terlihat dari belum adanya lampu hijau untuk ETF Ethereum spot, padahal ETF futures Ethereum (ETH) telah mendapat persetujuan pada Oktober 2023.
Para petinggi SEC, termasuk Gensler, secara konsisten menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap potensi manipulasi pasar dan kurangnya transparansi pada pasar cryptocurrency.
Mereka menginginkan adanya regulasi yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih baik sebelum menyetujui ETF yang berbasis aset kripto secara langsung.
SEC mungkin akan menunda keputusannya atau mengajukan persyaratan ketat bagi para penerbit ETF Ethereum spot. Salah satu persyaratan tersebut bisa jadi adalah pembatasan porsi aset yang boleh distaking.
Baca Juga: Beli ETH: Analis Perkirakan Lonjakan Harga Capai $5.000, Siap Bullrun?
Harga Ethereum (ETH) Hari Ini
Sumber: Bittime.com
Pada 28 Maret 2024, harga Ethereum (ETH) berada di level $3.477 per koin, turun 3,59% dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Potensi dan Manfaat ETF Ethereum
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, peluncuran ETF Ethereum spot sangat dinantikan oleh para investor. Produk ini menawarkan sejumlah potensi dan manfaat:
Peningkatan Likuiditas
ETF Ethereum spot akan meningkatkan likuiditas pasar Ether secara keseluruhan. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi investor untuk masuk dan keluar dari pasar dengan lebih mudah dan efisien.
Aksesibilitas yang Lebih Tinggi
ETF Ethereum spot akan membuka akses investasi Ether bagi investor institusi dan ritel yang sebelumnya tidak memiliki akses langsung ke pasar cryptocurrency.
Diversifikasi Portofolio
ETF Ethereum spot akan memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan menambahkan aset Ether yang berkinerja tinggi.
Penurunan Risiko
ETF Ethereum spot menawarkan cara yang lebih aman untuk berinvestasi di Ether dibandingkan dengan membeli aset secara langsung di bursa cryptocurrency yang rentan terhadap peretasan dan manipulasi.
Potensi Kenaikan Harga
Peluncuran ETF Ethereum spot dapat mendorong kenaikan harga Ether karena meningkatkan permintaan dan legitimasi aset ini.
Kesimpulan
Peluncuran ETF Ethereum spot merupakan langkah penting dalam perkembangan industri cryptocurrency. Meskipun masih terdapat rintangan, potensi dan manfaat yang ditawarkan oleh produk ini sangatlah besar.
Fidelity dan perusahaan lainnya terus berupaya untuk mendapatkan persetujuan SEC dan menghadirkan ETF Ethereum spot kepada investor.
Keputusan SEC akan menentukan masa depan investasi Ether dan perkembangan industri cryptocurrency secara keseluruhan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Ethereum (ETH) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Ethereum (ETH) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Ethereum (ETH) tersedia di Bittime dengan market pair ETH/IDR. Untuk bisa beli ETH/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Ethereum (ETH) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Ethereum (ETH), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Paus Beli BTC Bikin Pasar Gempar! Transaksi $6 Miliar Disebut Percikan Pertama untuk Halving
Beli ETH Sekarang atau Setelah Halving Bitcoin di Bulan April?
Badai Melanda Kucoin: Dakwaan Pencucian Uang Guncang Platform dan User
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.