Bittime - Kabar gembira bagi para investor Bitcoin (BTC). Alokasi Bitcoin dalam portofolio investor kini telah melampaui emas secara signifikan, ketika disesuaikan dengan volatilitas aset tersebut. Hal ini diungkapkan analis dari JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou. Menurutnya, alokasi Bitcoin saat ini mencapai 3,7 kali lipat dari emas.
Aliran Dana yang Besar
Nikolaus menyoroti aliran masuk dana yang besar, yakni lebih dari $10 miliar, ke dalam Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin sejak disetujui pada Januari lalu. Besarnya minat investor terhadap ETF ini membuat potensi pasar Bitcoin ETF diperkirakan bisa mencapai $62 miliar, menggunakan emas sebagai patokan.
Laporan lain dari JPM Securities bahkan memprediksi bahwa pasar spot Bitcoin ETF dapat tumbuh hingga sebesar $220 miliar dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Pasar spot Bitcoin ETF ini juga diperkirakan dapat berdampak cukup besar pada harga Bitcoin mengingat efek pengganda pada modal.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Dampak Positif bagi Pasar Kripto
Munculnya ETF Bitcoin memang terbukti menjadi faktor positif bagi pasar kripto secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar aset kripto terbesar di dunia ini tercatat naik lebih dari 45% pada Februari lalu. Penjualan bersih untuk spot Bitcoin ETF melonjak menjadi $6,1 miliar di bulan Februari, dibandingkan dengan $1,5 miliar pada bulan Januari.
Aliran masuk harian terbesar ke spot Bitcoin ETF mencapai puncaknya di atas $1 miliar pada 12 Maret. Nikolaus percaya angka ini bisa meningkat lebih lanjut setelah aliran keluar dari Grayscale Bitcoin Trust ETF berhenti.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Bitcoin Halving
Selain faktor ETF, para ahli juga memprediksi peristiwa Bitcoin halving yang tinggal sebulan lagi dapat memicu kenaikan harga. Halving adalah peristiwa saat hadiah penambangan Bitcoin dipotong separuhnya.
Ki Young Ju, CEO dari perusahaan analitik kripto, CryptoQuant, memperkirakan peristiwa halving ini akan mengurangi separuh pasokan harian BTC, yang dapat meningkatkan permintaan dan menyebabkan krisis pasokan dalam enam bulan ke depan.
Baca Juga: Bitcoin Halving: Apa Itu dan Kapan Terjadinya?
Pengaruh Spot Bitcoin ETF
Setelah penurunan kripto yang berkepanjangan selama hampir tiga tahun, persetujuan spot Bitcoin ETF menjadi katalisator untuk aksi harga besar-besaran BTC. Harga Bitcoin kini telah melampaui titik tertinggi sepanjang masa dari bull run sebelumnya di atas $69.000.
Peristiwa ini juga membuka pintu bagi adopsi institusional yang dipimpin oleh pengelola aset terbesar di dunia, BlackRock. Bagi para investor, perkembangan ini tentunya menjadi kabar baik. Namun, penting untuk selalu berhati-hati dan melakukan analisa fundamental serta teknikal sebelum melakukan investasi.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Pro dan Kontra Investasi di ETF Bitcoin
Tips Sukses Investasi Crypto: Jangan Serakah
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.