Bittime - Starbucks, raksasa kedai kopi multinasional, mengumumkan penghentian program hadiah mereka yang berbasis NFT (Non-Fungible Token), yaitu Odyssey Beta. Program ini memungkinkan pelanggan untuk mengumpulkan dan membeli koleksi digital berbentuk NFT sebagai imbalan atas partisipasi mereka dalam kegiatan bertema kopi.
Penghentian Program Odyssey Beta
Menurut pernyataan resmi Starbucks, program Odyssey Beta akan resmi berakhir pada 31 Maret 2024. Melalui program ini, pengguna dapat mengikuti permainan dan tantangan bertema kopi untuk mendapatkan "journey stamp" digital (NFT) yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai manfaat dan pengalaman interaktif lainnya.
Selain program Odyssey Beta, marketplace tempat pengguna memperdagangkan koleksi digital mereka, serta server Discord komunitas Odyssey juga akan ditutup. Namun, Starbucks menyatakan bahwa marketplace Odyssey akan beralih ke marketplace Nifty. Pengguna tetap dapat membeli, menjual, dan mentransfer koleksi Odyssey mereka di marketplace Nifty.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Alasan Penghentian Masih Belum Jelas
Alasan Starbucks menghentikan program Odyssey Beta masih belum diungkapkan secara resmi. Belum ada konfirmasi apakah Starbucks akan beralih ke pengembangan Web3 lainnya untuk menggantikan program ini. Pernyataan resmi Starbucks hanya menyebutkan bahwa perusahaan akan bersiap untuk hal selanjutnya sambil terus mengembangkan program.
Baca Juga: Apa Itu NFT Royalties?
Peluncuran di Tengah Masa Sulit Kripto
Program Odyssey Beta diluncurkan pada September 2022, tepat di saat industri kripto sedang menghadapi berbagai tantangan. Beberapa peristiwa penting yang terjadi saat itu, seperti runtuhnya ekosistem Terra (Mei 2022), kolapsnya platform pinjaman kripto Celsius (Juli 2022), dan menjelang kebangkrutan exchange kripto FTX.
Menariknya, saat meluncurkan Odyssey Beta, Starbucks memilih jaringan Polygon, teknologi blockchain yang hemat energi, dibandingkan dengan blockchain proof-of-work yang lebih konvensional. Starbucks akan menggunakan teknologi blockchain proof-of-stake yang lebih hemat energi yang dibangun oleh Polygon, yang menggunakan energi jauh lebih sedikit dibandingkan dengan blockchain proof-of-work generasi pertama.
Baca Juga: Bagaimana Menilai Aset NFT?
Starbucks Mengikuti Jejak Perusahaan Raksasa Lain
Keputusan Starbucks ini sejalan dengan langkah serupa yang diambil oleh perusahaan besar lainnya dalam setahun terakhir. Pada Januari 2024, retailer game GameStop mengumumkan penutupan marketplace NFT mereka setelah sebelumnya melakukan serangkaian pengurangan layanan kripto mereka selama dua tahun terakhir.
Di sekitar waktu yang sama pada tahun 2023, raksasa teknologi Meta menghentikan fitur NFT di platform media sosial mereka, Facebook dan Instagram. Penghentian ini terjadi hanya 10 bulan setelah integrasi NFT pertama kali diluncurkan.
Baca Juga: Investasi NFT, Apakah Menguntungkan?
Masa Depan NFT: Utilitas dan Aplikasi Nyata
Meski beberapa perusahaan besar mulai meninggalkan ranah NFT, pandangan dari pelaku Web3 mengenai masa depan NFT masih optimis. Vineet Budki, CEO perusahaan modal ventura Web3, Cypher Capital, memprediksi bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun NFT menjadi alat yang berharga dengan aplikasi nyata di dunia.
Pandangan serupa disampaikan oleh Oh Thongsrinoon, Chief Marketing Officer dari Altava Group, perusahaan yang menghubungkan brand fashion mewah dengan Web3. Menurutnya, NFT lebih dari sekadar gambar profil (PFP). Oh Thongsrinoon memprediksi penerapan NFT di berbagai industri seperti logam mulia dan real estate pada tahun 2024.
Keputusan Starbucks untuk mengakhiri program Odyssey Beta menandakan adanya pergeseran pandangan terhadap NFT di kalangan perusahaan besar. Namun, prediksi dari pelaku Web3 menunjukkan bahwa teknologi NFT masih memiliki potensi untuk berkembang dengan menawarkan utilitas dan aplikasi nyata di berbagai sektor.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Dampak Penghentian Program Odyssey Beta
Penghentian program Odyssey Beta Starbucks dapat menimbulkan beberapa dampak, baik bagi pengguna maupun bagi Starbucks.
Bagi Pengguna:
- Pengguna tidak lagi dapat memperoleh NFT "journey stamp" baru.
- Marketplace Odyssey dan server Discord komunitas Odyssey akan ditutup, sehingga pengguna tidak dapat lagi memperdagangkan koleksi digital mereka atau berinteraksi dengan komunitas.
- Pengguna yang telah memiliki koleksi digital Odyssey masih dapat menyimpannya di wallet mereka.
Bagi Starbucks:
- Starbucks dapat fokus pada pengembangan program dan layanan baru yang lebih sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis mereka.
- Starbucks dapat menghemat biaya yang terkait dengan pengembangan dan pengelolaan program Odyssey Beta.
- Starbucks dapat menghindari potensi risiko yang terkait dengan volatilitas pasar NFT.
Bagi Industri NFT:
- Penghentian program Odyssey Beta dapat menjadi sinyal negatif bagi industri NFT dan dapat menurunkan minat investor dan pengguna.
- Penghentian ini dapat mendorong perusahaan lain untuk mempertimbangkan kembali strategi NFT mereka.
- Di sisi lain, prediksi positif dari pelaku Web3 menunjukkan bahwa industri NFT masih memiliki potensi untuk berkembang.
Penghentian program Odyssey Beta Starbucks menandakan adanya perubahan strategi dan fokus perusahaan terhadap teknologi NFT. Meskipun demikian, industri NFT masih memiliki potensi untuk berkembang dengan menawarkan utilitas dan aplikasi nyata di berbagai sektor. Para pelaku Web3 optimis bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun dimana NFT menunjukkan nilai dan manfaatnya secara nyata di dunia.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Marketplace NFT: Gerbang Jual Beli NFT
NFT: Laporan Perkembangan Terbaru NFT
Strategi Harga NFT: Bagaimana Harga NFT Bisa Capai Nilai yang Maksimal?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.