Bittime - Jaringan Polygon, khususnya mesin virtual Ethereum berbasis zero-knowledge (zkEVM), mengalami gangguan signifikan selama lebih dari 12 jam.
Gangguan ini menyebabkan ketidakmampuan jaringan memproses transaksi baru dan memicu kekhawatiran di kalangan pengguna kripto.
Peristiwa ini mengundang perbandingan dengan Solana, menimbulkan pertanyaan tentang keandalan dan skalabilitas Polygon.
Penyebab dan Dampak Gangguan
Tim Polygon menyatakan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh kesalahan pada sequencer protokol, yang dipicu oleh reorganisasi Layer 1.
Sebagai informasi, sequencer pada jaringan Layer 2 berfungsi untuk memverifikasi, mengatur, dan mengkompresi transaksi sebelum dikirim ke blockchain utama seperti Ethereum.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Meskipun jaringan zkEVM mengalami gangguan, platform Polygon lainnya seperti rantai PoS (Proof of Stake) dan Chain Development Kit (CDK) beserta protokol yang menggunakannya, tidak terdampak. Saat berita ini ditulis, jaringan Polygon sudah kembali aktif dan transaksi terlihat di PolygonScan.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tantangan bagi Jaringan Layer 2
Kejadian ini menjadi tantangan tersendiri bagi jaringan Layer 2, termasuk Polygon, yang memang menghadapi berbagai kendala sejak peluncurannya tahun lalu.
Emin Gün Sirer, pendiri Ava Labs, ikut angkat bicara terkait insiden ini. Ia memperingatkan bahaya "protokol Layer 2 sampah" yang berpotensi melakukan praktik curang.
Baca Juga: Jaringan Polygon zkEVM Terancam, Harga MATIC Justru Melonjak
Tanpa menyebut nama spesifik, Sirer menyoroti adanya "bendera merah" pada ekosistem Layer 2, dan menghimbau para pengguna untuk berhati-hati dalam memilih protokol.
Sirer secara khusus memperingatkan terhadap jaringan yang menggunakan sequencer terpusat tanpa mekanisme pencegahan penipuan yang kuat.
Ia juga mengkritik proyek yang "menjual token sekarang untuk mengumpulkan uang demi pengembangan teknologi lain di masa depan."
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Tanggapan Polygon dan Masa Depan
Menyadari perlunya peningkatan pada zkEVM yang masih dalam tahap beta, Polygon mengumumkan rencana untuk melakukan upgrade protokol dalam beberapa minggu mendatang.
Untungnya, gangguan jaringan ini tidak berdampak signifikan pada harga token MATIC milik Polygon. Token tersebut justru mengalami kenaikan moderat sebesar 2% dan diperdagangkan di sekitar $0,9954 saat berita ini ditulis.
Berdasarkan data on-chain, Polygon masih memiliki Total Value Locked (TVL) moderat sebesar $152 juta dan volume transaksi 308.000 dalam 30 hari terakhir.
Meski begitu, insiden ini menjadi pengingat penting bagi Polygon untuk terus meningkatkan keandalan dan skalabilitas jaringannya, terlebih di tengah persaingan ketat dunia blockchain.
Harga Polygon (MATIC) Saat Ini
Menurut Market Bittime.com, Saat ini (25/03/2024) untuk 1 MATIC to IDR berada pada Rp. 16,172 dan selama 24 jam terakhir mengalami kenaikan sebesar + 1,56%.
Cara Beli Polygon (MATIC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Polygon (MATIC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Polygon (MATIC) tersedia di Bittime dengan market pair MATIC/IDR. Untuk bisa beli MATIC IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar panduan lengkap cara beli Polygon (MATIC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Polygon (MATIC), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga
Solana: Boom Memecoin & Scam, Apakah Hanya itu Saja?
Floki Inu Bakal Luncurkan Layanan Perbankan Digital, Kepoin di Sini!
Jumlah Pembakaran Token Shiba Inu Melonjak Drastis, Ini Dampaknya Bagi Harga SHIB!
Ded Memecoin: Kekesalan Komunitas Terhadap Pengurangan Alokasi Airdrop
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.