Bittime - Dua pria asal California, Gabriel Hay dan Gavin Mayo, telah melakukan penipuan NFT Ethereum dan Solana besar-besaran. Keduanya dituduh menjalankan skema rug pull yang meraup lebih dari $22 juta dari para investor.
Kasus ini disebut sebagai penipuan NFT terbesar yang pernah ditangani oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Baca artikel ini untuk mengetahui selengkapnya!
Penipuan NFT: Skema Rug Pull
Rug pull adalah bentuk penipuan dengan skema sebagai berikut. Pengembang membuat proyek kripto atau NFT dan menjanjikan pengembangan yang menarik, tetapi kemudian menghilang setelah menerima dana dari investor.
Gabriel Hay dan Gavin Mayo menggunakan blockchain Ethereum dan Solana untuk meluncurkan berbagai proyek NFT seperti Vault of Gems, Faceless, Sinful Souls, Clout Coin, dan lainnya.
Lalu, mereka menjanjikan keuntungan besar dan keterkaitan dengan aset seperti perhiasan, tetapi ternyata proyek ini adalah penipuan NFT sehingga janji-janji tersebut tidak pernah terealisasi.
Baca Juga: Apa Itu NFT? Pengertian dan Cara Kerja Non-Fungible Token
Penipuan NFT: Penangkapan dan Tuduhan
Keduanya ditangkap di Los Angeles dengan tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan NFT, dua tuduhan penipuan melalui jalur elektronik, serta satu tuduhan penguntitan.
Jika terbukti bersalah, keduanya akan menghadapi hukuman masing-masing maksimum 20 tahun penjara untuk setiap tuduhan penipuan dan 5 tahun untuk tuduhan penguntitan.
Baca Juga: Kode Achievment Badge Major, Klaim NFT Profil Gratisnya!
Dampak Penipuan NFT
Menurut DOJ, skema ini tidak hanya merugikan para investor secara finansial, tetapi juga menciptakan ketidakpercayaan dalam ekosistem dan proyek NFT.
Penipuan NFT yang dilakukan keduanya ini berlangsung selama 3 tahun, dari Mei 2021 hingga Mei 2024, dengan target para investor yang berharap mendapatkan keuntungan dari tren NFT.
Sementara itu, kasus penipuan NFT ini diselidiki oleh Homeland Security Investigations (HSI) dan didukung oleh National Cryptocurrency Enforcement Team, unit khusus DOJ yang menangani kejahatan digital.
Baca Juga: Sedih! Proyek NFT Nike Bakal "Rampung" di 2025, Kenapa?
FAQ NFT
Apa itu NFT?
NFT atau Non-Fungible Token adalah aset digital unik yang menggunakan teknologi blockchain untuk mencatat kepemilikan. Tidak seperti aset kripto, setiap NFT memiliki nilai dan karakteristik yang berbeda sehingga tidak dapat dipertukarkan satu sama lain.
Bagaimana Cara Membeli NFT?
Untuk membeli NFT, kamu memerlukan dompet digital yang mendukung cryptocurrency. Setelah itu, kamu bisa mengunjungi marketplace NFT untuk memilih dan membeli NFT yang kamu inginkan.
Bagaimana Cara Menjual NFT?
Untuk menjual NFT, kamu perlu mengunggahnya ke marketplace NFT. Setelah itu, tetapkan harga atau lelang NFT kamu, lalu promosikan untuk menarik pembeli potensial.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Referensi
Jason Nelson, Ethereum and Solana NFT Scammers Charged in $22 Million Rug Pull Scheme, diakses pada 23 Desember 2024.
Decrypt, Ethereum and Solana NFT Scammers Charged in $22 Million Rug Pull Scheme, diakses pada 23 Desember 2024.
Penulis: IPR


Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.