Bittime - Ton Station resmi mengumumkan Ton Station listing token $SOON. Token ini akan mulai diperdagangkan pada 22 Desember 2024 pukul 18:00 WIB di beberapa exchange besar.
Bagaimana pasokan token $SOON dari Ton Station ini? Baca artikel ini untuk mengetahui selengkapnya!
Ton Station Listing: Pasokan Token $SOON
Dalam pengumuman resminya, Ton Station menyatakan bahwa total pasokan token $SOON akan mencapai 70 miliar token. Dari jumlah tersebut, sekitar 42 miliar token atau 60% dari total pasokan akan didistribusikan untuk komunitas.
Namun, jumlah pasokan yang besar ini justru memicu kontroversi di kalangan komunitas. Banyak yang menilai bahwa suplai token yang terlalu tinggi berpotensi menekan harga token $SOON saat Ton Station listing.
Beberapa pengguna bahkan membuat prediksi harga awal berdasarkan Fully Diluted Valuation (FDV) sebesar US$7,5 juta. Dengan angka tersebut, harga token $SOON diperkirakan hanya akan berada di kisaran US$0,0001071 per token.
Baca Juga: Farming Airdrop TON Station Selesai 4 Oktober, Bakal Listing Token #SOON!
Ton Station Listing: Distribusi Airdrop
Salah satu poin penting dari pengumuman Ton Station listing adalah distribusi airdrop untuk hampir 20 juta pengguna. Namun, hal ini menimbulkan kebingungan di komunitas.
Sebelumnya, Ton Station menyatakan bahwa hanya 800 ribu pengguna dari total 19 juta user yang memenuhi syarat untuk menerima airdrop. Kriteria ini didasarkan pada proses due diligence (DD) dan pemeriksaan airdrop yang dilakukan secara internal.
Baca juga: Tutorial Airdrop Ton Station: Cara Withdraw Token $SOON ke CEX
Ton Station Listing: Kontroversi Airdrop
Lebih lanjut, Ton Station listing menjelaskan bahwa penerima airdrop akan mendapatkan token dengan rasio 1:1, saldo pengguna sama dengan jumlah token yang akan diterima.
Namun, kebingungan muncul karena ketidaksesuaian antara jumlah penerima airdrop dan total pengguna.
Kontroversi ini masih menjadi perdebatan, dan banyak pengguna yang berharap Ton Station memberikan penjelasan lebih rinci mengenai distribusi airdrop tersebut.
Ton Station Listing Token $SOON
Meski menuai kontroversi, pengumuman Ton Station listing token $SOON di beberapa exchange besar tetap menjadi kabar positif bagi komunitas kripto.
Bagi investor dan trader, momen Ton Station listing ini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga awal token $SOON.
Baca Juga: Masalah Airdrop Ton Station, Ini Klarifikasi Tim Pengembang!
FAQ Ton Station
Apa itu Ton Station?
Ton Station adalah game kripto berbasis Telegram. Dalam game ini, pengguna dapat mengumpulkan $SOON Points, yang nantinya dapat ditukar dengan token $SOON setelah Ton Station listing.
Bagaimana Cara Dapat SOON Points di Ton Station?
Cara mengumpulkan $SOON Points adalah dengan menyelesaikan berbagai quest dan aktivitas dalam game, mengikuti event, dan berpartisipasi dalam program yang ditawarkan oleh proyek mitra.
Kapan Ton Station Listing?
Ton Station listing dan peluncuran token $SOON awalnya direncanakan pada November 2024, tetapi ditunda hingga 22 Desember 2024.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Referensi
Adi Wiratno, Breaking News Listing 22 Desember, TON Station Umumkan Pasokan Token SOON Sebanyak 70 Miliar, diakses pada 17 Desember 2024.
Ton Station, Akun X Resmi Ton Station, diakses pada 17 Desember 2024.
Penulis: IPR


Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.