Bittime – Raksasa telekomunikasi asal Jerman, Deutsche Telekom, mengumumkan rencana untuk terjun ke dunia penambangan Bitcoin.
Hal ini diungkapkan oleh Dirk Roder, Kepala Infrastruktur dan Solusi Web3 Deutsche Telekom, dalam perhelatan BTC Prague Conference yang diadakan pada 17 Juni 2024. "Tentu saja kami akan menambang Bitcoin," ujar Roder.
Ekspansi Deutsche Telekom
Meskipun Deutsche Telekom belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai rencana penambangan mereka, langkah ini menandakan ekspansi signifikan perusahaan ke dalam ranah cryptocurrency.
Sebelumnya, Deutsche Telekom telah aktif terlibat dalam berbagai proyek blockchain, termasuk menjalankan validator di jaringan Polygon, Q, Flow, Celo, Chainlink, dan Ethereum.
Lebih lanjut, perusahaan ini juga meluncurkan Energy Web Chain pada tahun 2023, yang digadang-gadang sebagai blockchain publik pertama di dunia yang dirancang khusus untuk sektor energi.
Platform ini bertujuan untuk menciptakan sistem energi yang lebih terdesentralisasi, digital, dan ramah lingkungan.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Peningkatan Persaingan Bitcoin Mining
Deutsche Telekom juga telah menjalankan node Bitcoin dan node Lightning sejak tahun 2023.
Keputusan Deutsche Telekom untuk menambang Bitcoin disambut positif oleh komunitas penambangan Bitcoin, mengingat kapitalisasi pasar T-Mobile yang mencapai lebih dari $200 miliar.
Namun, langkah ini juga menimbulkan pertanyaan tentang potensi peningkatan persaingan bagi para penambang Bitcoin yang sudah ada.
Masuknya Deutsche Telekom ke dalam industri penambangan Bitcoin merupakan langkah penting dalam pengembangan teknologi blockchain dan cryptocurrency. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak perusahaan besar yang mulai melihat potensi dan nilai dari teknologi ini.
Meskipun masih terdapat beberapa pertanyaan yang belum terjawab terkait rencana penambangan Deutsche Telekom, langkah ini undoubtedly akan memberikan dampak signifikan bagi masa depan industri Bitcoin dan cryptocurrency secara keseluruhan.
Deutsche Telekom Bidik Efisiensi Energi dalam Penambangan Bitcoin
Selain rencana untuk terjun ke dunia penambangan Bitcoin, Deutsche Telekom juga dikabarkan akan menjalankan program percontohan (pilot project) untuk meningkatkan efisiensi energi dalam proses penambangan.
Program ini bertujuan untuk menyesuaikan penggunaan energi pada perangkat penambangan (mining rig) dengan persediaan energi yang tersedia secara real-time. Artinya, jika terjadi kekurangan energi secara umum, maka rig penambangan akan secara otomatis mengurangi penggunaan daya atau bahkan berhenti beroperasi sementara.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Langkah Potensial Deutsche Telekom
Dengan pendekatan ini, Deutsche Telekom berharap dapat meminimalisir dampak lingkungan dari penambangan Bitcoin yang selama ini kerap menjadi sorotan.
Langkah Deutsche Telekom ini dinilai sebagai sebuah inovasi yang potensial. Jika program percontohan tersebut berhasil, maka dapat menjadi terobosan bagi industri penambangan Bitcoin secara keseluruhan.
Hal ini bisa mendorong para penambang lain untuk mengadopsi teknologi dan praktik yang lebih ramah lingkungan.
Tentunya, kita perlu menunggu perkembangan selanjutnya untuk melihat bagaimana program percontohan ini akan dijalankan dan sejauh mana dampaknya terhadap industri penambangan Bitcoin.
Namun, inisiatif Deutsche Telekom ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi pendorong bagi terciptanya praktik penambangan Bitcoin yang lebih berkelanjutan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Tether Bantah Deutsche Bank tentang Teori Keruntuhan Stablecoin!
Mengenal Intercontinental Exchange (ICE) dan Peran dalam Pasar Keuangan Global
Tether Luncurkan Alloy: Platform Pencetakan Token Baru di Jaringan Ethereum
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.