Bittime - Protokol restaking Renzo baru saja mengumumkan perolehan dana sebesar $17 juta melalui dua putaran pendanaan. Galaxy Ventures memimpin putaran pertama, sementara Brevan Howard Digital Nova Fund menjadi sponsor utama putaran kedua. Dana segar tersebut akan digunakan untuk memperluas layanan restaking Renzo, termasuk menambahkan dukungan untuk aset kripto berbasis Ethereum, ERC-20.
Renzo: Memanfaatkan ETH untuk Keamanan Jaringan Lain
Renzo termasuk dalam generasi baru protokol "restaking" yang dibangun di atas EigenLayer. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan token Ether (ETH) mereka yang sebelumnya distaking (didepositkan) sebagai jaminan keamanan di jaringan Ethereum. ETH yang distaking tersebut kemudian dapat digunakan kembali untuk mengamankan jaringan lain, yang dikenal sebagai "actively validated services" (AVSs).
Cek Market Crypto Hari Ini:
Renzo Lebih Dari Sekedar Restaking ETH
Menurut dokumentasi Renzo, mereka tidak hanya berfungsi sebagai protokol restaking, tetapi juga sebagai "platform derivatif likuid yang dibangun di atas EigenLayer". Renzo bertindak sebagai antarmuka ke ekosistem EigenLayer dengan mengamankan AVS dan menawarkan hasil (yield) yang lebih tinggi dibandingkan staking ETH biasa. Dokumentasi tersebut menjelaskan, "Untuk setiap token staking likuid atau ETH yang didepositkan di Renzo, maka sistem akan mencetak (mint) token restaking likuid Renzo, ezETH, dalam jumlah yang sama."
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tren Baru: Restaking Aset ERC-20
Tren terbaru dalam restaking adalah dukungan untuk aset ERC-20, token kripto yang dibangun di atas jaringan Ethereum. Sebelumnya, EigenLayer mengumumkan akan mulai menerima token ERC-20 mereka sendiri, EIGEN, untuk mengamankan AVS internal mereka, EigenDA. Kompetitor restaking Renzo, Symbiotic, juga mengumumkan dukungan untuk token ERC-20 $ENA dan $USDe dari Ethena Labs.
Baca juga: Numerai Crypto: Ubah Prediksi Kripto Menjadi Peluang Penghasilan
Restaking Menuju Masa Depan yang Lebih Luas
Lucas Kozinski, pendiri Renzo, mengatakan dalam wawancara di Telegram bahwa tren ini semakin meluas. Restaking tidak hanya terpaku pada aset Ethereum, tetapi juga mulai merambah ke ekosistem Bitcoin dan blockchain non-EVM (Ethereum Virtual Machine).
"EigenLayer mempelopori restaking ETH asli, yang kini diperluas ke aset lain termasuk $EIGEN untuk mengamankan EigenDA," kata Kozinski kepada CoinDesk. "Penggunaan aset ERC-20 untuk restaking membuka pintu bagi token restaking likuid lainnya untuk bergabung bersama $ezETH."
Pengumuman pendanaan ini terjadi dua bulan setelah Renzo mengadakan airdrop untuk token $REZ mereka, di mana 9,5% didistribusikan ke komunitas. Total alokasi untuk komunitas mencapai 32%.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Ripple Raih Kemenangan Besar? SEC Tarik Kembali Denda Rp 29 Triliun
Synthetix V3 Telah Hadir di Arbitrum!
BNB Mencapai ATH, Dorong Repricing di Ekosistem BNB
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.