Bittime - Bot terkenal bernama "arsc" yang bergerak di bidang MEV (Maximal Extractable Value) di jaringan Solana, telah meraup keuntungan sekitar Rp432 miliar (30 juta dolar AS) dari pengguna Solana dalam dua bulan terakhir melalui serangan sandwich MEV.
Baca juga: Lonjakan Transaksi 441% di Shibarium Gemparkan Komunitas SHIB
Serangan Sandwich MEV terjadi ketika penyerang "menjepit" transaksi korban di antara dua transaksi mereka sendiri untuk memanipulasi harga dan mendapatkan keuntungan dari pengguna. Penyerang mendapat untung dengan membeli token korban dengan harga lebih murah dari nilai pasar dan kemudian menjualnya di blok yang sama.
Ben Coverston, peneliti independen dan pendiri MRGN Research, mengungkapkan dalam sebuah posting di Twitter pada 15 Juni bahwa bot sandwich khusus ini, yang dikenal sebagai "arsc", telah "berusaha keras" untuk menghindari perhatian sambil meraup keuntungan dari pengguna jaringan Solana.
Bot Sandwich Solana Berupaya Menyembunyikan Keuntungan
Coverston menelusuri jejak arsc dan menemukan tiga dompet utama yang digunakannya. Salah satu dompet terbesar, "9973h…zyWp6", diyakini Coverston terutama digunakan untuk penyimpanan dingin (cold storage). Dompet ini menampung total dana lebih dari Rp276 miliar (19 juta dolar AS), termasuk Rp248 miliar (17 juta dolar AS) token Solana (SOL) dan Rp16 miliar (1.1 juta dolar AS) dalam stablecoin USD Coin (USDC) dari Circle.
Baca juga: LayerZero Siap Guncang Dunia Crypto dengan Pengumuman Besar Token $ZRO!
Dompet utama lainnya, "Ai4zq…VXKKT", jauh lebih aktif dalam aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dompet ini menampung total dana lebih dari Rp145 miliar (9.9 juta dolar AS), yang sebagian besar terdiri dari token non-SOL.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Dompet ketiga, "BCbrp…vi58q", diidentifikasi Coverston sebagai "bank SOL utama" arsc karena menggunakan lusinan penandatangan (signers) dan pemberi tip (tippers) yang berbeda untuk melakukan serangan sandwich. Ketiga dompet tersebut memiliki total gabungan Rp432 miliar (29.8 juta dolar AS) pada harga saat ini.
Coverston percaya operator di balik arsc berusaha untuk tidak menjadi sorotan. Hal ini dibuktikan dengan upaya mereka untuk menyembunyikan aktivitas dan keuntungan mereka.
Dampak Negatif Serangan Bot Sandwich MEV
Serangan sandwich MEV seperti yang dilakukan arsc dapat berdampak negatif bagi pengguna Solana. Pengguna dapat kehilangan uang karena harga token yang dimanipulasi, dan kepercayaan terhadap jaringan Solana dapat menurun.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Penting untuk dicatat bahwa Coverston tidak secara eksplisit menuduh arsc melakukan tindakan ilegal. Namun, dia menekankan bahwa aktivitas bot tersebut patut diawasi dan dibahas untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam ekosistem Solana.
Modus Operandi Bot Sandwich MEV
Bot sandwich MEV seperti arsc bekerja dengan cara berikut:
- Mengawasi aktivitas jaringan: Bot memantau aktivitas di jaringan Solana untuk mencari peluang serangan.
- Mendeteksi transaksi: Bot mendeteksi transaksi pengguna yang melibatkan pembelian atau penjualan token.
- Melakukan transaksi sandwich: Bot melakukan dua transaksi di sekitar transaksi pengguna, memanipulasi harga token dan mengambil keuntungan dari perbedaan harga.
Baca juga: Manta Foundation Gelontorkan Dana $50 Juta untuk Pacu Inovasi Blockchain
Cara Melindungi Diri dari Serangan Sandwich MEV
Pengguna Solana dapat mengambil beberapa langkah untuk melindungi diri dari serangan sandwich MEV:
- Gunakan platform pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang terdesentralisasi: DEX yang terdesentralisasi kurang rentan terhadap serangan sandwich MEV karena tidak memiliki satu titik kontrol.
- Gunakan limit order: Limit order memungkinkan pengguna untuk menentukan harga maksimum yang bersedia mereka bayar untuk token.
- Gunakan slippage tolerance yang lebih tinggi: Slippage tolerance adalah jumlah maksimum yang bersedia dibayarkan pengguna di atas harga pasar untuk token.
Kesimpulan
Serangan sandwich MEV seperti yang dilakukan arsc merupakan masalah yang perlu ditangani dalam ekosistem Solana. Pengguna harus waspada terhadap risiko ini dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Game Mobile Berbasis Blockchain Hadir di 2025: Pudgy Penguins Gandeng Mythical Games
Bitcoin Mengalami Kenaikan Didorong Arus Masuk ETF Hampir $900 Juta
BNB Mencapai ATH, Dorong Repricing di Ekosistem BNB
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.